banner auto
banner auto
Opini  

Meningkatkan Gairah Pendidikan Melalui KKG

Abd Rahman
Abd. Rahman.
Oleh: Abd. Rahman, M.Pd.

maduraindepth.com – Pendidikan adalah alat vital yang sangat penting dalam pembangunan manusia. Pendidikan merupakan pondasi utama untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) seutuhnya, melahirkan manusia yang tangguh, berdaya saing dan professional.

Tantangan pendidikan hari ini sangat kompleks, di tengah berkembangnya teknologi dan digitalisasi yang semua mengarah pada internetisasi secara global. Dan ini merupakan tantangan nyata yang tampak di depan kita. Semua memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi, baik di sektor industri maupun merambah ke sektor pendidikan.

banner auto

Oleh karenanya, kita harus mulai bangkit, mulai menata, dan memperbaiki utamanya yang berkaitan dengan edukasi pemanfaatan TIK di sekolah. Sebelumnya, pemanfaatan digitalisasi dan internetisasi merupakan sesuatu yang langka dan sulit diterima di masyarakat. Namun, pada perkembangannya kita mulai dijajah dan mulai ketergantungan dengan hal yang berbau internet dan android tersebut. Kesharian kita saat ini berada pada zona digital, dan kecanggihan teknologi sudah menjadi kebutuhan yang tak bisa kita hindari.

Di era Merdeka Belajar, bangkitnya pendidikan hari ini di mulai dengan kolaborasi dan mendorong semua insan pendidikan untuk bisa memfaatkan media pembelajaran melalui digitalisasi. Sekolah dan guru sudah mulai digenjot memfaatkan sarana dan fasilitas yang diarahkan melalui komputerisasi dan internet sebagai sumber belajar, media belajar dan meningkatkan media pembelajaran secara digital.

Baca juga:

Pada perkembangannya, kita belum mampu sepenuhnya menjawab tantangan tersebut dengan sempurna. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor yang diantaranya adalah pentingnya pemerataan pendidikan di semua sektor. Pemerintah harus sudah menyiapkan sarana dan prasarana di sekolah bukan hanya di perkotaan, akan tetapi di daerah-daerah terpencil juga harus mampu terpenuhi dengan baik.

Baca juga:  Pemkab Sampang Luncurkan Tiga Jenis Beasiswa SAHABAT, Ini Ulasannya

Sehingga, pemenuhan fasilitas dan sarana pendidikan tersebut juga sebagai pendorong terwujudnya pendidikan secara utuh dan berkelanjutan. Hal ini menunjukkan, bahwa pemerintah pusat dan daerah betul-betul bijaksana dan tidak memberikan ruang aatau anggapan yang negative dan adanya deskriminasi dalam pemenuhan pelayanan, karena kultur dan tata letak kita berada pada zona daratan dan kepulauan.

Guru adalah pelaku pendidikan di akar rumput, tanpa guru pendidikan akan lumpuh dan lesu. Guru merupakan kunci bagi generasi anak bangsa, guru bukan hanya mencerdaskan, akan tetapi gurulah yang membentuk karakter dan akhlak manusia dan melahirkan generasi yang unggul dan berkepribadian pancasila. Bukan hanya itu, guru menjadikan figure mulia yang jasanya tak ternilai bagi bangsa ini. Dan sudah sepantasnya, guru kita mendapatkan penghidupan yang layak dan disejahterakan kehidupannya.

Tonton Video

Di era yang serba digital ini, banyak sekali tantangan bagi guru yang harus dipecahkan utamanya percepatan digitalisasi di dunia pendidikan. semua mengarah pada perkembangan teknologi. Guru harus bisa menyesuaikan cara mengajar dengan kebutuhan generasi anak bangsa dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Serta, membangun kemitraan dan membangkitkan kembali kegiatan sekolah melalui Kelompok Kerja Guru (KKG).

Kelompok Kerja Guru (KKG) adalah Kelompok atau komunitas para guru untuk melakukan kegiatan profesional bagi guru SD/MI yang masih berada dalam satu gugus/kecamatan. Tujuan dibentuknya Kelompok Kerja Guru (KKG) yaitu menjadi wadah para guru untuk meningkatkan kompetensi dan skill guru, baik saat berada di dalam kelas maupun di luar kelas.

Baca juga:  Pokjawas Sampang Optimis Tingkatkan Kompetensi Guru Madrasah

Meningkatkan Gairah Pendidikan yang salah satunya adalah melalui Kelompok Kerja Guru (KKG). Kelompok Kerja Guru (KKG) dibentuk berdasarkan kebutuhan dan visi bersama dalam meningkatkan kinerja guru dan peningkatan kemajuan pendidikan di tingkat bawah. Sedangkan, KKG memiliki tiga program pokok dalam meningkatkan kompetensinya, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.

Tonton Video

Malalui Program KKG ini guru kita bisa saling belajar bagaimana mengambangkan kinerja, pemamfaatan media belajar yang inovatif serta memberikan wawasan terkait pengembangan metode, dan mendorong guru menjadikannya lebih professional dan berwawasan luas. Kegiatan guru melalui KKG ini sebagai penunjang untuk menumbuhkan kreativitas baik melalui pelatihan maupun pengembangan kompetensi guru melalui seminar pendidikan.

Bukan hanya itu, KKG juga bisa mengadakan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan pemamfaatan TIK dan Digitalisasi sehingga para guru bisa lebih kreatif dengan media pembelajaran berbasis android. Media Pembelajaran yang kreatif dan inovatif merupakan kebutuhan, dan jenis media pembelajaran tersebut harus disesuaikan dengan perkembangan jaman yang berkembang saat ini. Dan pada perkembangannya, siswa dituntut untuk mampu berpikir analitis dan kolaboratif.

Saat ini, siswa kita di sekolah juga harus menghadapi perkembangan teknologi yang berubah dengan sangat pesat. Dan hal itu harus diimbangi dengan kesiapan kita dalam mendorong guru untuk bisa lebih terampil dan berpola pikir maju. Untuk mewujudkan hal tersebut, Guru kita dituntut untuk meningkatkan profesionalismenya melalui pertemuan di Kelompok Kerja Guru (KKG).

Baca juga:  Melihat Semangat Pemuda dalam Kemajuan Desa

Tonton Video

Kegiatan KKG menjadi kegiatan rutin seorang guru, hal ini penting untuk bisa mengevaluasi kegiatan yang sudah dilaksanakan dan belum di realisasikan. Baik itu berkaitan dengan media pembelajaran, dan kegiatan lain yang dapat meningkatkan kompetensi guru secara berkelanjutan. Idealnya, pertemuan guru dilakukan setiap bulan. Namun, hal itu tergantung kesepakatan anggota KKG setempat.

Diharapkan, hal ini menjadi perhatian bagi setiap kepala sekolah, Ketua KKKS dan Pengawas Sekolah yang punya kewajiban meberikan dorongan, pembimbingan dan pengawasan terhadap kinerja dan kontribusi Kelompok Kerja Guru (KKG) di Kecamatan. Maju tidaknya KKG di Kecamatan bergantung sejauh mana komitmen dan kekompakan elemen pendidikan setempat yang mempunyai komitmen dalam memajukan pendidikan melalui Kelompok Kerja Guru (KKG).

Namun demikian, pesatnya perkembangan digitalisasi tidak semua dilimpahkan tanggungjawabnya kepada guru. Akan tetapi, semua pihak harus turun tangan membantu dan memberikan dorongan agar bisa berjalan dengan baik. Pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah harus bisa berkolaborasi menyediakan fasilitas, sarana dan prasana yang dibutuhkan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) di Kecamatan. Dorongan tersebut bukan hanya tataran kebijakan, akan tetapi dorongan secara financial juga sangat dibutuhkan demi keberlangsungan dan kemajuan pendidikan di masa mendatang. [*]

banner auto banner auto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp Kirim Info