banner auto
banner auto
Opini  

Awet Muda dan Bahagia di Masa Pensiun

Abd Rahman
Abd. Rahman.
Oleh: Abd. Rahman, M.Pd.

maduraindepth.com – Setiap orang pasti berusaha untuk tampil cantik dan tampan. Penampilan adalah hal penting dalam kehidupan manusia dalam setiap harinya. Setiap orang pasti ingin tampil menarik dan ingin terlihat memukau dalam berpenampilan, tanpa berpikir, bahwa sebenarnya trend dan usia akan dibatasi masa. Terlebih, kita setiap hari disibukkan dengan pekerjaan yang berkaitan langsung dengan pelayanan public, seperti: Pekerja kantoran, dokter, pegawai bank, pengusaha, guru, public figure dan pekerjaan lainnya. berpenampilan menarik seolah menjadi dambaan setiap orang dan penampilan seolah tak lagi mengenal usia. itu sebabnya, kebutuhan ekonomi juga meningkat dari biasanya. Padahal, setiap tahun usia bertambah, sehingga seberapapun kita menutupinya, kita tak bisa menolak tua.

Usia adalah ukuran kita dewasa. Walaupun, tak semua orangtua menjadi dewasa dari segala hal. Usia bukan jaminan orang tampak dewasa, Akan tetapi, biasanya kematangan seseorang terlihat dari usianya dan pengalamannya. Maka, banyak diantara mereka mengalami perubahan dari sisi sikap dan pemikirannya disaat proses pertumbuhan usia menginjak dewasa. Walaupun, banyak juga yang menganggap usia bukanlah penghambat produktivitas kerja maupun kemamapuan intelektuanya. Sehingga, kekayaan pengalaman kita yang sebenarnya menjadi ukuran kita dewasa. Karena disana orang bisa mengukur sejauh mana kematangan dan kedewasaan kita diperlihatkan, tentu dengan karya dan pemikiran kita dalam segala hal dan itu bisa dibuktikan dengan jejak hasil karya kita dimasa lalu dan dapat dirasakan manfaatnya di masa sekarang.

Disadari atau tidak, setiap orang yang hidup berapapun usianya pasti akan berada pada proses menjadi tua. Tanda penuaan akan muncul dan mulai tampak dirasakan pertama kalinya memasuki usia 40 atau 50-an tahun. Meski begitu, banyak orang terkadang masih merasa muda dan melihat perubahan pada dirinya sesuatu yang biasa-biasa saja. Tanda yang muncul secara kasat mata adalah perubahan yang dimulai dari kulit yang mulai berkerut dan mengendur, timbul bercak penuaan, serta rambut menjadi lebih tipis dan berwarna keabu-abuan.

Akan tetapi, tidak semua orang dapat menerima proses penuaan.banyak diantara mereka masih menganggap dirinya masih tampak muda. Dan ada anggapan dari mereka bahwa manua adalah sesuatu yang manakutkan. Saat menginjak menjadi tua, orang akan mulai mengalami banyak perubahan. Produktivitas akan cendrung tak seperti biasanya,penampilan tak lagi menarik, dan kemampuan dari pemikiran akan berkurang, serta penurunan stamina yang signifikan dirasakan dan kesehatan cendrung menjadi kendala dari biasanya. Itu sebabnya, setiap orang menjadi takut tua dan berusaha untuk menunda penuaan agar bisa muda lebih lama.

Setiap orang sebenarnya menginginkan awet muda, karena muda punya ketertarikan dari sisi penampilan. Kecantikan atau ketampanan (inner beauty) adalah magnet yang membuat orang percaya diri dan merupakan daya pikat yang dimiliki sesorang. Dan banya beberapa orang dari mereka memilih jalan pintas atau instan, dengan operasi plastic,memakai kosmetik, atau terapi hormone supaya tampak terlihat lebih muda. Meskipun, biaya yang mereka keluarkan cukup banyak. Namun, untuk semua itu seolah bukan masalah asal mereka bisa terpuaskan dengan penampilannya dan tampak cantik dan terlihat lebih muda. Maka, awet muda adalah syurga bagi mereka yang menolak tua.

Untuk menjadi awet muda, harus bisa berpikir santai dan selalu tersenyum jika diberi ujian. Dan yang terpenting adalah mulailah dengan gaya hidup sehat. Perlu anda tahu gaya hidup sehat adalah kunci dan factor pendukung yang paling utama. Gaya hidup sehat merupakan cara untuk tetap menjaga stamina kita agar tetap tumbuh dan berkembang dengan baik. Gaya hidup meliputi banyak hal, yang diantaranya adalah Olahraga, makan secara teratur, istirahat yang cukup, yang paling penting ialah kita bisa mengatur pola makan kita dengan baik dan asupan gizi yang seimbang. Dan yang penting juga diingat adalah bagaimana kita bisa mengatur pikiran kita agar tetap stabil, hindari pikiran yang membuat kita menjadi stress, berusaha untuk bangkit dan tersenyum daam keadaan apapun.

Jika ingin menua tetap sehat dan tetap produktif, maka kita perlu mengetahui tanda-tanda penuaan. Seseorang terkadang menganggap remeh pola dan gaya hidupnya sendiri. Padahal, pola hidup yang berlebihan akan berdampak buruk pada masa penuaan manusia. Di usia yang menginjak masa penuaan, kebiasaan yang biasa dilakukan saat di masa muda harus sudah mulai dikurangi. Seperti, bergadang, alcohol, makanan berlemak, merokok dan ngopi yang berlebihan.

Menurut erikson, kepribadian seseorang berkembang melalui delapan tahapan yang dimulai dari satu tahun pertama sampai tahap dewasa akhir. Pertama, tahapan kanak-kanak, yang itu berlangsung kira-kira pada usia 0 sampai 1,5 tahun. Kedua, masa balita, yang berlangsung kira-kira mulai dari usia 18 bulan hingga kira-kira 3-4 tahun. Ketiga, tahapan berlangsung pada usia memasuki usia 3 sampai 5-6 tahun yang biasa pada usia ini masuk pada usia bermain. keempat, pada tahapan ini memasuki usia 6-12 tahun yang terjadi pada anak usia sekolah dasar. Kelima, yakni tahap menginjak remaja. Ditahap ini rentang usia memasuki usia 18 dan tahun. Keenam, tahap masuk di usia pemuda. Dengan rentang usia memasuki usia 18-30 tahun. Ketujuh, tahap dewasa, pada tahapan ini berlangsung pada usia 30-an sampai 60-an. Dan, di usia pada tahapan ini berada pada posisi telah berkeluarga dan punya anak. Kedelapan, masuk pada usia senja. Dan pada fase usia ini masuk pada usia sekita usia 60-an masuk di masa pensiun. Dan masa inilah menurut erikson, dimana di usia ini sulit di lewati, terutama dilihat dari sudut pandang orang muda.

Bahagia di masa pensiun adalah dambaan setiap orang, dan mungkin bagian dari harapan mereka agar kelak dimasa tua akan menikmatinya dengan bahagia. Kekuasaan terkadang membuat kita gelap mata dan menghalalkan segala cara agar kita bisa membuktikan pada orang lain akan kehebatan dirinya di segala hal. Juga, terkadang harus rela menyingkirkan seseorang demi mencapai puncak kejayaan demi sebuah pengakuan dan kedudukan. Dan, jabatan adalah sumber kebahagiaan yang menolak tua. Keangkuhan, kesombongan dan lingkungan elite terkadang merusak otak manusia untuk berbuat semena-mena pada orang lain. Lingkungan yang tercemar sejatinya sumber malapetaka bagi kehidupan kita dan oranglain. Seperti penyakit menular yang sangat berbahaya. Baik dari sisi kesehatan juga dari sisi pemikiran kita. Maka, mulailah menyadari akan datangnya usia senja dan kenalilah sejak dini tanda-tanda penuaan yang mulai datang menghampiri kita.

Jika ingin bahagia dimasa tua, mulailah hidup sederhana dan berbuat baik kepada orang lain. Menjaga pola hidup yang sehat, makan yang teratur dan olahraga, dan yang terpenting hilangkan pemikiran negative pada orang lain, sehingga aura positif akan terbuka dan akan melahirkan energy yang baik untuk diri kita dan orang lain di sekitar kita. Mulailah hidup dengan normal, berinteraksi dengan orang lain tanpa memandang kasta dan kedudukan orang lain. Belajar memahami, dan bijaksana dalam segala hal. Kematangan diri kita akan diuji oleh kematangan berpikir dan bertindak dengan baik tanpa melukai perasaan orang lain. Dan rencanakan masa tua dari sekarang, hidup tenang bersama keluarga dan anak cucu kita nanti. (*)

banner auto banner auto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp Kirim Info