Warga Pamekasan Positif Corona Usai Ikut Pelatihan Petugas Haji

Totok Hartono, Ketua Satgas Penanggulangan COVID-19 Pamekasan memberikan keterangan pers, (Foto: Istimewa)

maduraindepth.com – Seorang warga Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kembali terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona atau COVID-19 dan saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD setempat. Sebelumnya, pasien positif corona tersebut mengikuti kegiatan pelatihan petugas haji di Surabaya.

“Kepastian mengenai adanya pasien positif corona ini berdasarkan hasil uji lab dari Jakarta barusan,” kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Virus Corona (COVID-19) Pamekasan Totok Hartono dalam keterangan persnya di Mandhapa Agung Ronggosukowati Pamekasan, Minggu malam (6/4/2020).


Didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Marsuki dan Direktur RSUD dr Slamet Martodirjo Pamekasan, dr Farid Anwar, Totok menjelaskan, pasien asal Pamekasan yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona ini sebelumnya pernah memiliki riwayat datang dari daerah zona merah, yakni Surabaya, mengikuti kegiatan pelatihan petugas haji.

“Jadi, benar apa yang dirilis Pemprov Jatim mengenai adanya seorang warga yang positif corona,” kata dia.

Sebelumnya, seorang anak berusia 11 tahun yang meninggal dunia juga terkonfirmasi positif corona.

Kabupaten Pamekasan termasuk satu-satunya kabupaten di Pulau Madura yang masuk zona merah dalam penyebaran virus corona.

Berdasarkan data Satgas Penanggulangan COVID-19 Pamekasan, hingga pukul 22.00 WIB, Minggu malam, warga positif corona 2 orang, sedangkan yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 2 orang, dengan total jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 192 orang. (*/AW)