maduraindepth.com – Ikatan Raka Raki (IRARI) Jawa Timur berkolaborasi dengan komunitas Ruang Pasien menggelar kegiatan sosial bertajuk Safari Ramadan 2026, Jumat (14/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Graha Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur.
Mengusung tema “Menyemai Kasih dan Keikhlasan, Merajut Cerita dalam Kebersamaan”, acara ini menjadi ruang berkumpulnya para duta wisata lintas daerah di Jawa Timur untuk melakukan kegiatan sosial selama bulan Ramadan.
Sebanyak 21 pasang duta wisata dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, 7 pasang duta kampus, serta sejumlah duta profesi turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan berbagi kepada kelompok rentan.
Kepala Bidang Pemasaran dan Kelembagaan Parekraf Disbudpar Jawa Timur, Ali Afandi, S.Pd., M.T., mengapresiasi kegiatan yang digagas para pemuda tersebut. Menurutnya, para duta wisata tidak hanya berperan mempromosikan destinasi, tetapi juga dapat berkontribusi dalam kegiatan sosial.
Pada Safari Ramadan tahun ini, panitia menghadirkan 50 penerima manfaat binaan Ruang Pasien, terdiri dari 15 anak yatim piatu penyandang disabilitas beserta pendamping serta 20 pasien yang tengah menjalani proses pengobatan.
Suasana hangat terlihat saat sesi “Bumi Ramadan”, ketika para duta wisata berinteraksi langsung dengan pasien dan anak-anak disabilitas. Dalam sesi tersebut, mereka bersama-sama menuliskan harapan dan doa untuk masa depan.
Ketua Pelaksana Safari Ramadan, Raka Rizal Ihza Mahendra, mengatakan kegiatan ini merupakan penyelenggaraan tahun kelima. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut agar dampak sosialnya semakin luas.
“Harapannya, rekan duta se-Jawa Timur bisa merasakan momen bermakna ini. Meski pertemuan singkat, tetapi kami ingin berbagi semangat dan harapan kepada para pasien,” ujarnya.
Selain kegiatan interaksi sosial, panitia juga menyalurkan bantuan dari donasi yang terkumpul. Berdasarkan laporan panitia hingga 12 Maret 2026, total donasi mencapai Rp11.730.132.
Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung operasional rumah singgah pasien, bantuan kebutuhan harian pasien, paket Ramadan dan santunan, serta pendampingan bagi keluarga pasien.
Kegiatan kemudian ditutup dengan tausiyah singkat dan buka puasa bersama antara para duta wisata, pasien, serta anak-anak disabilitas yang hadir dalam kegiatan tersebut.(Arif Coolbreak/MID)








