Tenaga Medis dan Anak Usia 8 Tahun di Bangkalan Positif Corona

0
374

maduraindepth.com – Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Selasa (14/4), kembali mengeluarkan rilis hasil tracing petugas surveilans terhadap beberapa orang yang pernah kontak langsung dengan dr. Z dan dr. AT asal Kecamatan Klampis Bangkalan yang positif Covid-19.

Kedua dokter tersebut diketahui masih membuka praktek, baik di rumahnya sendiri maupun sebagai salah satu dokter di RSU Lukas dan RSUD Bangkalan, meskipun sudah dinyatakan positif OTG (Orang Tanpa Gejala).

Dalam rilis yang disampaikan oleh Humas Satgas Covid-19 Bangkalan, jumlah pasien yang periksa di rumahnya di kecamatan Klampis sebanyak 36 orang, atau pernah melakukan kontak langsung dengan dokter Z yang terpapar corona. Sehingga petugas melakuan surveilans pada hari itu langsung dilakukan rapid tes.

“Dari 36 orang itu, tahap pertama dilakukan rapid tes kepada 18 orang pasien, namun hanya 1 yang dinyatakan positif, terdiri anak usia 8 tahun,” ucap Agus Zaen, Humas Satgas Covid-19 Bangkalan.

Sedangkan untuk sisanya, tim surveilans akan melakukan rapid tes kedua dalam waktu dekat.

Sementara itu, penelurusan dilanjutkan di RS Lukas Bangkalan yang merupakan tempat Dokter Z positif corona bekerja. tercatat 25 orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien dan akan dilakukan rapid tes pada hari Rabu besok, (15/4). Tim surveilans hanya melakukan rapid tes kepada 3 perawat dan 1 petugas sekuriti, hasilnya negatif.

Ditambahkan Agus, pihaknya juga melakuan penelusuran terhadap dr. AT istri dr. Z yang juga masih aktif bekerja di RSUD Syamrabu Bangkalan. Tercatat ada 165 orang pernah melakukan kontak langsung dengan dokter mokong tersebut.

“Yang di RSUD Syamrabu, dari 165 orang, hanya 1 yang positif dan itu tenaga medis, kita sedang menunggu hasil swab/PCR dari BBPTK-PP Surabaya,” pungkasnya. (AR/AW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here