maduraindepth.com – Aliansi Komunitas Pendidikan Sumenep (AKSES) menggelar silaturahmi bersama pemangku kebijakan pendidikan di Kabupaten Sumenep, Sabtu (21/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kedai KW, Sumenep, itu mempertemukan perwakilan komunitas belajar dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sumenep.
AKSES saat ini menghimpun 11 komunitas belajar, yakni Keris, FKKGP, Belajar.id/Guru Pejuang Digital, BBC, FKGPJOK SD, Rulis, Kata, Bintang, FSG, Damar Kambang, KKP, dan KPP. Pertemuan tersebut dihadiri langsung Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Mohammad Iksan, S.Pd., M.T., dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sumenep, Ruslyi, S.Pd., M.Pd.
Dalam sambutannya, Mohammad Iksan menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara komunitas pendidikan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan memiliki peran utama memastikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di setiap sekolah berjalan optimal.
Iksan juga meminta kontribusi konkret dari AKSES dalam mendukung agenda pendidikan daerah. “Kami mengharapkan langkah konkret dari AKSES, setidaknya pada dua event besar, yaitu peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) serta peringatan Hari Guru yang momennya juga berbarengan dengan Hari Jadi Kabupaten Sumenep,” ujarnya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sumenep, Ruslyi, turut menyampaikan apresiasi atas inisiatif AKSES membangun kolaborasi. Ia menyatakan dukungan terhadap gerakan komunitas yang berkomitmen terlibat dalam transformasi pendidikan.
Agenda silaturahmi diisi dengan perkenalan masing-masing komunitas serta penyampaian gagasan. Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan pemilihan pengurus AKSES.
Pelaksanaan acara didukung sejumlah pihak, di antaranya Konsorsium Pustaka Edu, Pustaka Merdeka Madura (PMM), Kedai KW, dan Pakoe Original.(Poer/MH)














