PMI di Malaysia Berharap Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Kangean, Badrul Aini; Salah Satunya Bandara

badrul aini pmi malaysia bandara dan jalan
Anggota DPRD Sumenep Badrul Aini saat bertemu dengan PMI asal Kangean di Malaysia. (Foto: IST)

maduraindepth.com – Banyak hal yang disampaikan kepada Anggota DPRD Sumenep Badrul Aini saat menggelar serap aspirasi para pekerja migran Indonesia (PMI) asal Pulau Kangean di Malaysia. Salah satunya terkait percepatan pembangunan infrastruktur di kepulauan.

“Salah satunya mereka meminta percepatan pembangunan bandara yang sudah lama direncanakan di kepulauan Kangean,” ucap wakil rakyat dari Partai Bulan Bintang (PBB) itu, Senin (6/3).

banner auto

Menurut dia, bandara tersebut nantinya bisa dikembangkan untuk melayani penerbangan internasional. Seperti rute Sumenep-Malaysia. Mengingat, arus pergerakan masyarakat Pulau Kangean ke Negeri Jiran cukup pesat setiap tahunnya.

“Seperti yang kita tahu, orang Pulau Kangean datang dan pergi ke Malaysia puluhan, bahkan di hari-hari tertentu bisa ratusan orang setiap hari,” jelas Badrul Aini.

Politisi asal kepulauan ini menjelaskan, warga kepulauan yang tengah bekerja di Malaysia sangat mencintai kampung halamannya. Bahkan masih memikirkan fasilitas publik seperti jalan raya, fasilitas kesehatan, pendidikan dan lainnya.

“Teman-teman  tidak lupa kampung halaman, terutama dari segi pembangunan infrastruktur, mereka meminta akses jalan di kepulauan dibangun dengan layak, bisa dilewati manusia dan  mobil, tidak seperti saat ini,” paparnya.

Warga kepulauan, lanjut dia, yang saat ini menjadi PMI tetap berharap kemajuan desanya. Sebab, banyak buruh migran yang ingin membeli kendaraan roda empat, namun tidak didukung infrastruktur jalan yang layak.

Baca juga:  Pemkab Sumenep Bakal Mengurai Calon Penumpang yang Tertahan di Pelabuhan Kalianget Akibat Cuaca Ekstrem

“Kondisi jalannya sekarang ini sangat rusak, bahkan tak bisa dilewati apapun saat musim hujan,” ucapnya.

Mendapat keluhan itu, Badrul Aini mengaku akan menyampaikan dan memperjuangkan aspirasi tersebut ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Sehingga persoalan itu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Mereka (PMI, red) adalah pejuang devisa yang luar biasa. Lihat saja arus kas bank yang ada di Pulau Kangean, puluhan miliar perhari uang masuk dari Malaysia ke Kangean,” kata Badrul.

“Jadi mereka juga siap pulang kampung untuk membangun kepulauan menjadi lebih baik,  tentunya dengan infrastruktur yang dibantu pemerintah daerah baik kabupaten, provinsi maupun pemerintah pusat. Itu akan kami perjuangkan sebagai anggota dewan di Sumenep,” sambungnya. (*)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto