Pembangunan Jalan Rabat Beton Termin I 2023 di Desa Pulau Mandangin Tuntas Dikerjakan

Pembangunan jalan rabat beton pulau mandangin 2023 termin pertama
Tampak hasil pembangunan jalan rabat beton di Dusun Kramat, Desa Mandangin, Sampang. (Foto: Pemdes Mandangin for MID)

maduraindepth.com – Pembangunan jalan rabat beton di sejumlah ruas jalan Desa Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, rampung dikerjakan. Anggaran pembangunan tersebut bersumber dari Dana Desa (DD) termin I tahun 2023.

Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Mandangin, Khoirul Anam mengatakan, pembangunan jalan rabat beton yang tuntas dilaksanakan yakni di dua dusun. Meliputi, Dusun Candin dan Dusun Kramat.

“Yang sudah dikerjakan, Dusun Candin ada tiga lokasi. Pertama, ukuran panjang 42 dan lebar 3,3 meter, kedua panjang 117 dan lebar 4 meter, serta ketiga ukuran panjang 103 dan lebar 4 meter,” ucapnya, Senin (12/6).

Sementara, untuk pembangunan jalan kampung di Dusun Kramat terdapat dua lokasi. Pertama, ukuran panjang 301 x lebar 3 meter, dan panjang ukuran 189  x lebar 4,1 meter.

“Semua proses pembangunan jalan rabat beton dari DD tahap pertama di 2023 sudah selesai,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Anam, pembangunan akan dilanjutkan untuk jalan desa atau kampung yang belum diperbaiki lainnya. Namun, masih menunggu pagu anggaran dan penentuan titik lokasi yang akan dibangun.

“Pembangunan jalan akan dilakukan lagi setelah termin kedua. Tujuannya untuk menunjang akses perekonomian warga dan kenyamanan lalu lintas,” ungkapnya pada maduraindepth.com.

Diana Safira, salah satu warga Dusun Kramat, Desa Pulau Mandangin mengungkapkan, jika perbaikan jalan itu sangat penting. Pasalnya, bisa membantu kenyamanan akses bagi masyarakat.

Baca juga:  Pemdes Pulau Mandangin Salurkan BLT DD Periode Juli-September Kepada 244 KPM

“Bagus dibangun jalan rabat beton ini, supaya warga yang melintas merasa nyaman dan bisa berjualan di pinggir jalan,” katanya.

Sementara, Mantan Kepada Desa Mandangin Saiful Anam menambahkan, pembangunan jalan rabat beton di Mandangin sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sebab, dari ruas jalan desa hingga kampung hampir 80 persen sudah dibangun.

“Patut dibanggakan, setelah pandemi Covid-19, pembangunan jalan di desa terkendala, tapi saat ini mulai dibangun dan masyarakat bisa menikmati,” terangnya.

Dia berharap, pembangunan dalam bentuk fisik maupun non fisik di Pulau Mandangin selalu mengedepankan asas kemanfaatan bagi masyarakat. “Demi perkembangan Mandangin ke depan,” harapnya. (Alim/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *