Pilkades Serentak Bakal Diikuti 93 Desa di Pamekasan

Kepala DPMD Pamekasan Ach Faisol memberikan keterangan seputar persiapan Pilkades serentak yang bakal diikuti 93 desa di Kabupaten Pamekasan.

maduraindepth.com – Pemilihan kepala desa secara serentak di Kabupaten Pamekasan bakal diikuti 93 desa yang tersebar di 13 kecamatan. Saat ini pemerintah tengah menyusun regulasi teknis aturan dan waktu pelaksanaan.

Kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan Ach Faisol mengatakan, desa yang mengikuti pemilihan serentak masa bakti jabatan kepala desa habis.


“Masa bakti menjadi salah satu regulasi penting dalam menyelenggarakan Pilkades. Tidak bisa menyelenggarakan Pilkades sebelum masa bakti habis,” kata Ach Faisol kepada reporter Maduraindepth, Jumat (5/4/2019).

Menurut Faisol, masa jabatan kades tentu tidak sama. Namun pemkab menggarisbawahi jika masa bakti itu berakhir pada bulan Mei, maka pemkab menunjuk penjabat kades.

“Berhubung Pilkades akan diselenggarakan secara serentak, maka dalam hal ini penjabat sangat dibutuhkan bagi desa yang masa baktinya habis hingga bulan Mei. Kemudian bupati memiliki hak veto menunjuk penjabat untuk peneruskan pemerintahan desa,” paparnya.

Faisol menegaskan, secara persiapan, pembahasan Pilkades sudah selesai didiskusikan. Namun waktu pelaksanaannya masih belum ditetapkan. Hal tersebut menunggu kebijakan bupati.

Agar Pilkades ini diketahui masyarakat, pemkab akan mengadakan sosialisasi kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ke setiap desa bersangkutan. Kemudian kepada masyarakat dan stakeholder lain secara berjenjang.

“Kita ingin ada sosialisasi. Sosialisasi itu kepada BPD, masyarakat dan stakeholder lainnya,” ungkapnya.

Baca juga:  Ulama dan Habaib Madura Berkomitmen Ikut Aksi 22 Mei

Akan tetapi, kata Faisol, Pilkades tidak akan diselenggarakan sebelum Pemilu selesai. Sebab pemerintah mempunyai peranan penting untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu.

“Secara konsep Pilkades sudah selesai, akan tetapi masih menunggu Pemilu. Pertimbangannya kita harus fokus ke Pemilu dulu,” pungkasnya. (ek/ns)