Sebanyak 105 Bacakades di Bangkalan Ikuti Uji Kompetensi

uji kompetensi Bacakades pilkades serentak bangkalan 2023
Ratusan Bacakades saat mengikuti uji kompetensi di Gedung RP Muhammad Noer, UTM Bangkalan. (Foto: Romi/MID)

maduraindepth.com – Ratusan Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2023 di Bangkalan melaksanakan uji kompetensi, Selasa (28/3). Diketahui, sebanyak 105 Bacakades dari 15 desa di Bangkalan yang mengikuti uji kompetensi yang dilaksanakan di Gedung RP Muhammad Noer, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan tersebut.

Bacakades dari 15 desa itu meliputi, Desa Jaddih, Desa Telang, Desa Arosbaya, Keranggan Barat, Desa Ja’ah, Desa Batah Barat, Desa Karanganyar, dan Desa Morombuh. Kemudian Desa Bator, Desa Banteyan, Desa Klampis Timur, Desa Tenggun Dajah, Desa Larangan Timur, Desa Blega, dan Desa Lomaer.

Pelaksanaan uji kompetensi itu dikarenakan dalam satu desa terdapat lebih dari lima Bacakades. Namun berdasarkan informasi di lapangan, ada satu Bacakades dari Desa Ja’ah yang tidak menghadiri uji kompetensi, jadi total ada 104 peserta.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan, Taufan Zairinsjah menyampaikan, peserta uji kompetensi dapat mengerjakan soal dengan waktu 120 menit. Menurut dia, hasil ujian tersebut akan diumumkan hari ini.

“Hasilnya itu nanti akan di serahkan ke TFPKD (Tim Fasilitator Pemilihan Kepala Desa) kemudian dilanjutkan ke Camat dan terakhir diserahkan ke P2KD (Panitia Pemilihan Kepala Desa),” jelasnya.

Setelah uji kompetensi itu, kata Taufan, akan dilanjutkan penetapan Calon Kepala Desa (Cakades). “Akan di umumkan hari ini untuk hasil dari uji kompetensi ini agar tidak terjadi kecurigaan,” ujarnya.

Baca juga:  Pemkab Sumenep Anggarkan Rp 15 M untuk Pilkades Serentak 2019

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan, Rudiyanto mengatakan, sesuai Perbub 51 pasal 47, seleksi tambahan itu ada empat variabel dan salah satunya yaitu pelaksanaan uji kompetensi Bacakades. Hal itu harus dilaksanakan oleh lembaga independen dan berkompeten.

“Uji kompetensi ini hanya salah satu dari empat variabel itu, ya jadi seleksi tambahan,” ucapnya.

Menteri yang di ujiakan menurut Rudi, yaitu pengetahuan agama, Bahasa Indonesia, Pemerintahan dan UUD. Total keseluruhan dari soal uji kompetensi itu sebanyak 100 soal. “Saya harap pelaksanaan ini berjalan lancar hingga selesai pemilihan nanti,” pungkasnya. (RM/*)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *