MIN Sampang, Lembaga Pendidikan Islam Negeri Pertama di Kota Bahari

MIN Sampang
Salah satu program unggulan MIN Sampang, uji publik huffadzul qur'an, dilaksanakan 1 April 2021. (Foto: MIN Sampang for MI)

maduraindepth.com – Sejak didirikan tahun 1955 oleh KH. Abd Cholik dengan nama Sekolah Rakyat Islam (SRI), Madrasah Ibtida’iyah Negeri (MIN) Sampang terus berkembang. Berbagai program inovatif terus dilakukan untuk meningkatkan layanan pendidikan.

Sebagai lembaga pendidikan Islam negeri pertama di Kota Bahari, MIN Sampang tetap konsisten dengan tujuan awal, yaitu menyiapkan generasi unggul dan berakhlak mulia. Terutama dengan memaksimalkan pengetahuan tentang shalat.


“Jangan sampai lulusan MIN Sampang tidak bisa shalat dan ngaji. Jangan sampai siswa yang naik kelas tidak bisa membaca,” kata Abd Hayyi, kepala MIN Sampang kepada maduraindepth.com, Rabu (23/6).

Dalam rangka mewujudkan itu, kata dia, perlu dukungan dari hal lain seperti ilmu pengetahuan dan teknologi. Serta didukung dengan keunggulan life skill dengan minat dan bakat siswa.

“Dengan branding MIN Sampang sebagai lembaga sekolah Islam yang berbasis tradisi dan wawasan berinovasi, kami berkomitmen agar anak didik kami berbudi pekerti luhur dan berakhlak mulia, serta menjadikan inovasi sebagai sebuah prinsip,” paparnya.

Pria yang akrab disapa Hayyi itu menjelaskan, moto MIN Sampang adalah Berdikari, yakni bersih, disiplin, inovatif, kreatif dan berjiwa qurani. Nilai-nilai tersebut, lanjut dia, menjadi gerakan MIN Sampang dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Maka dari itu, bagi warga kabupaten Sampang yang mempunyai anak jangan ragu untuk didaftarkan ke MIN Sampang. Insyaallah bersama kami putra putri anda menjadi generasi yang unggul dan berakhlak mulia,” ajak kader NU Sampang ini.

Baca juga:  Hadiri HUT RSUD Sampang ke-44, Wabup: Utamakan Pelayanan

Hayyi memaparkan, dengan visi menyiapkan generasi unggul berakhlak mulia, MIN Sampang mencanangkan misi mulia. Antara lain, mendidik siswa berakidah kuat, rajin ibadah, fasih membaca Al-Quran, berakhlak mulia dan cinta tanah air.

Selain itu, menumbuhkembangkan semangat keunggulan secara intensif kepada warga sekolah, serta melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif berbasis IT.

Baca juga:

Soal Penyekatan di Suramadu, Gus Fauzan: Tidak Fair
Puskesmas Kedungdung Lakukan Tracing, Warga yang Positif Isolasi Mandiri

“Kami juga menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk terwujudnya madrasah yang nyaman, menyenangkan dan merindukan. Ditambah, pelayanan pendidikan yang sempurna dan memadai dengan manajemen partisipasi,” jelas Hayyi.

MIN Sampang
Kepala MIN Sampang, Abd Hayyi saat melakukan evaluasi kinerja guru beberapa waktu lalu. (Foto: MIN Sampang for MI)

Guna menarik minat masyarakat, MIN Sampang juga menyiapkan sejumlah program unggulan. Seperti gerakan furudhul ainiyyah (Gefa), yaitu program tahfidz Al-Quran juz 30, juz 1 dan juz 2. Selanjutnya, shalat dhuha berjamaah, gerakan literasi madrasah (Gelem), kerjasama literasi dengan perpustakaan daerah dan gerakan madrasah inovatif (Gemi).

“Kami juga punya program penguatan minat dan bakat melalui life skill, wirausaha, m