Datangi PCNU Pamekasan, Kapolda Jatim Sebut Kasus Hate Speech Masih Didalami

Kapolda Jatim Irjen. Pol. Dr. Drs. H. Muhammad Fadil Imran, M.Si. (Foto: RUK/MI)

maduraindepth.com – Pasca ribuan massa mendatangi Mapolres Pamekasan mendesak kepolisian mengungkap kasus penghinaan terhadap Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Muhamad Fadil Imran mengunjungi kantor PCNU Pamekasan, Rabu (21/10).

Irjen Pol Muhammad Fadil mengatakan, kasus penghinaan yang dilakukan pemilik akun Facebook Muhammad Izzul tersebut kini masih didalami oleh kepolisian. “Saya maunya cepat, lebih cepat kan lebih baik. Tapi persoalannya bukan soal hari ini, besok, bulan atau tahun depan,” kata Muhammad Fadil, ucapnya.


Dia mengaku, untuk mengungkap kasus penghinaan melalui akun Facebook dengan nama Muhammad Izzul itu bukan perkara mudah. “Namanya medsos (media sosial) tidak semudah yang kita bayangkan,” ungkapnya.

Dia mengkonfirmasi, kedatangannya ke Bumi Gerbang Salam dalam rangka bersilaturahmi dengan warga NU di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. “Ada sedikit sembako, satu ton beras dan masker, supaya angka penyebaran Covid-19 berkurang,” terang Muhammad Fadil.

Sementara, Maltuful Anam, mewakili PCNU Pamekasan mengatakan, pihaknya menyambut baik kedatangan Kapolda Jatim dalam rangka silaturahmi dengan pihak NU.

“Pihak Kapolda berkomitmen untuk menyelesaikan kasus hate speech terhadap ketua PCNU,” jelasnya.

Kordinator aksi penghinaan Ketua NU Pamekasan itu menegaskan bahwa warga Nahdliyyin akan terus berkomitmen untuk terus mengawasi proses pengungkapan kasus penghinaan ulama tersebut.

Baca juga:  Kakatua Jambul Kuning Jadi Maskot Pilkada Sumenep 2020

“Sampai kapan pun, sebelum terungkap kasus ini (pemilik akun Facebook Muhammad Izzul) kami tetap menagih janji Bapak Kapolda,” tegasnya. (RUK/MH)