Keluarga Almarhum Suliman Kirim Surat ke Kapolda dan Kapolri

Kasus Suliman
Istri dan anak almarhum Suliman yang menjadi korban pembunuhan di Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (5/5). (Foto: Istimewa)

maduraindepth.com – Keluarga Suliman secara resmi berkirim surat kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta. Mereka meminta institusi Polri mengusut tuntas kematian Suliman saat insiden pembunuhan yang terjadi di Dusun Manju Timur, Desa Paopale Laok, pada Kamis 15 April 2021 lalu.

Kuasa Hukum Keluarga Korban, Sumardhan mengatakan surat tersebut dilayangkan pada Selasa tertanggal 4 Mei 2021. Tujuannya, kata dia, agar kasus pembunuhan Suliman ditangani secara profesional dan transparan oleh aparat penegak hukum di Sampang, Madura.


“Kemarin kita kirim suratnya ke Kapolri dan Kapolda,” ucap Sumardhan, Rabu (5/5).

Kasus pembunuhan Suliman, tokoh masyarakat Desa Paopale Laok cukup menggemparkan warga. Sebab, korban adalah kakak kandung Kades Paopale Laok. Terdapat luka bacok pada bagian punggung akibat senjata tajam jenis celurit.

Pengungkapan kasus ini hanya menyeret satu orang pelaku. Yakni Haryanto (31), ditangkap Polres Sampang di Desa Telaga Biru, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan.

Sumardhan menuturkan, keluarga korban yakin kasus pembunuhan Suliman melibatkan lebih dari satu pelaku. Sehingga diharapkan polisi menangkap keterlibatan pelaku lainnya.

“Kami meminta Kapolri memerintahkan Kapolres Sampang untuk segera menangkap pelaku lain. Berdasarkan keterangan keluarga bahwa pelaku tidak hanya satu,” jelas dia.

Menurutnya, keputusan keluarga mengirim surat kepada Kapolri dan Kapolda Jatim disebabkan pengungkapan kasus ini dinilai banyak kejanggalan. Diantaranya, tidak dilakukannya visum kematian korban.

Baca juga:  PMII Desak Disdik Sampang Klarifikasi Surat Larangan Wisuda

“Patut dicurigai kenapa tidak divisum, ada hal yang tidak benar apalagi ini kasus pembunuhan,” tuturnya.

Sementara putra almarhum Suliman, Hasan Mustofa berharap kasus kematian ayahnya menemui titik terang dan pelaku lain segera ditangkap.

“Ini merupakan jalan satu-satunya untuk mencari keadilan agar kasusnya segera tuntas,” ucapnya. (*/MH)