Resto Wiraraja Dijadikan Tempat Pesta Narkoba, DPRD Pamekasan: Pemkab Jangan Sampai Pandang Bulu

Foto: Istimewa

maduraindepth.com – Salah satu kafe dan resto di kabupaten Pamekasan, Madura terbukti dijadikan tempat pesta narkoba dengan kedapatan barang bukti pil inex yang digunakan oleh 15 muda-mudi. Ini terungkap saat Polres setempat menggerebek Resto Wiraraja yang berada di Jalan Raya Tlanakan pada hari Selasa (16/6) lalu.

Kejadian tersebut menuai kritikan atau desakan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura.


Hamdi, Anggota Komisi 1 DPRD Pamekasan mengatakan kejadian tersebut mencoreng nama baik kabupaten Pamekasan yang juga disebut bumi Gerbang Salam atau Gerakan Masyarakat Islam.

“Ini sudah mencoreng citra Pamekasan yang memiliki slogan gerbang salam,” kata Hamdi.

Dirinya kecewa atas dibukanya Resto Wiraraja setelah sempat ditutup pada tahun 2019 lalu, terlebih di tengah pandemi Covid-19.

“Pemkab jangan sampai pandang bulu, Tegas pada PKL namun ciut pada pengusaha,” ujarnya.

Selain itu, kritakan juga disampaikan salah seorang aktivis di Kabupaten Pamekasan, Basri, menyebutkan Resto Wiraraja kerapkali menimbulkan polemik, dari reklamasi hingga pesta obat terlarang.

“Dari dulu Resto Wiraraja ini memang penuh masalah, kasus reklamasi ilegal belum ketahuan hasil akhirnya malah ditambah kasus baru, malah dijadikan tempat pesta pil inex, kemana pengawasannya, apa memang sengaja dibiarkan,” terangnya.

Seharusnya, menurut Basri pihak keamanan seperti satpol PP dan pihak terkait memperketat pengawasan terhadap tempat hiburan di kabupaten Pamekasan.

Baca juga:  Sepekan Satlantas Polres Pamekasan Tindak 1.391 Pelanggar

“Bagian aparat hanya menyuruh menutup lebih awal para pedagang kaki lima hampir setiap malam sementara tempat karaoke jarang diperhatikan,” tegas Basri.

Perlu diketahui, Adapun pasal yang dikenakan kepada tersangka berupa pasal 112 UU Narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman penjara minimal 4 Tahun. (Ruk/AW)