Peringati Hari Perempuan se Dunia dengan Nobar ‘Talk Show She Builds Peace Indonesia’

hari perempuan se dunia di sampang
Tampak puluhan warga hadiri acara nobar di moment peringatan Hari Perempuan se Dunia, yang berlangsung di Aula As-Syafi'ie Camplong Sampang. (Foto: Alimuddin/MID)

maduraindepth.com – Peringati Hari Perempuan se Dunia, puluhan kaum hawa di Sampang mengelar nonton bareng (Nobar) ‘Talk Show She Builds Peace Indonesia’. Kegiatan ini sekaligus merayakan 16 tahun Aman Indonesia dan 5 tahun Sekolah Perempuan Perdamaian Bintang 9 (SPPB 9) Sampang.

Acara ini menggunakan pendekatan Reflective, Structured, dan Dialogue. Yakni dengan cara berpikir, menulis dan berbicara, yang diikuti pengurus dan anggota SPPB 9 Sampang, IPPNU, KOPRI, PEKKA Camplong, Insan Pers, FKKS Camplong, KATAR Camplong, DPK KNPI Camplong, dan TP PKK Kecamatan Camplong, Senin (13/3).

“Para peserta yang notabennya ibu rumah tangga, tetap bersikap responsif dan aktif. Ketika yang tidak biasa memegang mic dan berbicara di depan umum, mau berusaha berbicara karena ada dooprize, serta tidak menghilangkan semangat untuk menulis dengan minta bantuan temannya, meskipun tidak bisa menulis,” ucap Pengelola SPPB 9, Aminatur Rizqiyah.

Tak hanya itu, pada acara tersebut juga ada pemberian buku 10 agenda politik perempuan mewujudkan Indonesia beragam yang diberikan kepada para undangan sebagai pengganti pemotongan tumpeng. “Ini sebagai tanda penyemangat dan penghargaan bagi prestasi seluruh perempuan dunia, dalam memperjuangkan kesetaraan dan kesalingan,” ucapnya.

Perempuan yang akrab disapa Rizqi itu menyebut, tujuan lain dari agenda itu juga mempererat silaturrahmi antar komunitas dan organisasi sebagai support system. Sehingga saling menguatkan dalam gerakan responsif gender yang rahmatal lilalamin.

Baca juga:  Lestarikan Bahasa Daerah, Warga Sampang Buka Kelas Bahasa Madura

“Kami berharap, semoga dihari perempuan internasional ini, semakin banyak harapan untuk kebersamaan penuh kedamaian,” tuturnya.

Sementara, Perwakilan TP PKK Kecamatan Camplong, Fifin mengaku apresiasi adanya acara memperingati Hari Perempuan se Dunia ini. Sebab, kata dia, perempuan harus merdeka menurut versinya sendiri, sehingga perempuan tidak mudah didiskriminasi, serta kuat dalam mengarungi hidup.

“Perempuan punya hak untuk merdeka, berbicara dan berprestasi,” katanya.

Dia menegaskan, pada Hari Perempuan se Dunia ini sebagai bentuk refleksi dari keberadaan dan perjuangan perempuan di dunia. “Kami ingin ibu-ibu tidak hanya berada di dapur dan kasur, artinya juga berhak untuk berprestasi, baik pendidikan, sosial dan ekonomi. Artinya ada kesetaraan dengan tidak mencederai nilai-nilai agama,” pungkasnya. (Alim/*)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *