Pelayanan Ruang Inap Ditutup Sementara, Begini Kata Kepala Puskesmas Mandangin

Puskesmas Mandangin
Petugas berada di depan kantor Puskesmas Mandangin, Sampang. (Foto: Istimewa)

maduraindepth.com – Pelayanan ruang inap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pulau Mandangin sementara waktu ditutup. Sebab, sebagian besar tenaga kesehatan (Nakes) sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman).

Hal tersebut dibenarkan Kepala Puskesmas Pulau Mandangin Zaini. Dijelaskan, pelayanan Puskesmas Mandangin untuk sementara waktu dilakukan penutupan. Khusus bagi pasien yang perlu perawatan di ruang inap.


“Kami tutup sementara khusus ruang inap saja, kalau untuk pelayanan lainnya kami buka, seperti periksaan biasa dan persalinan,” ujarnya, Senin (12/7).

Dia menegaskan, penutupan sementara ruang inap Puskesmas Mandangin bukan bertujuan untuk tidak melayani para pasien. Namun karena keterbatasan Nakes yang saat ini banyak Isoman.

“Kami hanya ada delapan Nakes, yang isoman ada enam orang. Tak mungkin kalau dua orang yang ngurus selama 24 jam. Kami akan buka lagi, jika nanti para Nakes yang Isoman bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” jelasnya.

Zaini memaparkan, bagi warga yang membutuhkan pelayanan medis cepat, dianjurkan untuk segera rujuk ke Sampang Kota guna mendapat penangan lebih.

“Kami mohon maaf karena keterbatasan Nakes, tapi perawat yang tidak Isoman akan mendampingi warga untuk di bawa ke Sampang Kota,” ungkap Zaini.

Saat ditanya soal kabar Puskesmas Mandangin ditutup atau tidak menerima pasien ruang inap karena takut di demo warga, pihaknya menjawab dengan tegas hal itu tidak dibenarkan atau bohong (hoax).

Baca juga:  Poltera Bersama IDUKA Gelar Pameran Teknologi Inovasi Mahasiswa Secara Virtual

“Sama sekali kami tidak punya niatan seperti itu. Alasan kami tutup ruang inap karena sebagian Nakes lagi Isoman. Kami juga sudah izin ke Dinas Kesehatan Sampang untuk menutup sementara. Kami mohon maaf dan warga bersabar dulu,” pungkasnya. (Alim/BAD)