Pastikan Warga Usia Lanjut Hidup Sehat, Puskemas Mandangin Bentuk Posyandu Lansia

posyandu lansia puskesmas mandangin
Tampak antusias warga lansia Desa Mandangin mendatangi Posyandu Lansia di Dusun Kramat. (Foto: Puskemas Mandangin for MID)

maduraindepth.com – Sebagai upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, khusunya warga lanjut usia (lansia), Puskemas Mandangin menyediakan Posyandu Lansia. Keberadaan Posyandu Lansia itu, cukup menarik antusias warga Desa Mandangin, Sampang. Pasalnya, sejak dibuka per Januari 2024, sudah terdapat 250 warga lansia yang datang dan berobat.

Penanggungjawab Program Anak Usia Sekolah, Remaja, dan Usia Lanjut (ARU) Puskesmas Mandangin, Susilowati mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesehatan warga lansia. “Kegiatan Posyandu Lansia ini sudah terbentuk 10 pos sejak dibuka dari Januari sampai Mei,” ujarnya, Rabu (22/5).

Diterangkan, rata-rata warga lansia yang mendapatkan pelayanan didominasi perempuan. Sementara, sasaran lansia dan pra lansia untuk tahun 2024 sekitar 3 ribu warga.

Susilowati menambahkan, dari total sasaran itu, diupayakan setiap pos harus terdapat sekitar 200 lansia yang datang. Namun, hanya saja pada saat pelaksanaan, warga lansia yang datang hanya sekitar 40 sampai 60 orang.

“Target selesai Posyandu Lansia ini hanya setahun dan kegiatan rutin tiap bulan. Kalau yang mayoritas datang berobat dari pra lansia sekitar umur 45 sampai 59 tahun, untuk usia lansia berada di usia 60 tahun,” kata perempuan yang karib disapa Susi itu.

Kepala Puskesmas Mandangin Rina Dewiyanti berharap, dari kegiatan Posyandu Lansia itu, warga bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Termasuk pengukuran tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan berbagai parameter lainnya yang relevan dengan kesehatan warga.

Baca juga:  Diduga Bobol Kotak Amal, Dua Pemuda Diamuk Warga

“Selain itu, mereka juga mendapatkan penyuluhan tentang gaya hidup sehat untuk usia lanjut,” katanya.

Menurut dia, dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan kesehatan para warga lansia di Desa Mandangin dapat terjaga dengan baik. “Ini adalah salah satu bentuk upaya nyata dari pemerintah dan masyarakat, dalam memberikan perhatian dan peduli terhadap kaum lansia, sebagai bagian yang tak terpisahkan dari komunitas desa,” pungkasnya. (Alim/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *