Guru SMP di Sampang Bantu ODGJ dan OT, Demi Kemanusiaan

    Bantu ODGJ dan OT
    Syamsul Arifin saat memandikan ODGJ di Pelabuhan Tanglok, Sampang bersama YouTuber Dulur Budiman beberapa waktu lalu. (FOTO: Istimewa)

    maduraindepth.com – Raden Muhammad Syamsul Arifin salah satu guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Sampang merasa terpanggil hatinya untuk membantu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan orang terlantar (OT) yang hidup di jalanan Kota Bahari.

    Dengan penuh keikhlasan, guru olahraga itu berani memandikan, memberi pakaian dan bahkan mengantarkan ODGJ dan OT yang hidup di jalanan itu ke rumahnya.


    Dia juga mengunggah aksinya ke akun Facebook Raden Sarpin. Alasannya agar ODGJ dan OT itu ditemukan oleh keluarga atau kerabatnya.

    “Tidak ada paksaan dari siapapun, saya bersama keluarga lakukan ini atas dasar kemanusiaan saja,” ucap lelaki yang karib disapa Arif itu saat ditemui di rumahnya, Selasa (13/4/2021) lalu.

    Keliling Kota Bahari Cari ODGJ dan OT

    Meski terkadang keberadaan ODGJ dan OT dianggap mengganggu oleh sebagian orang, berbeda dengan Syamsul Arifin. Dengan niat tulusnya, lelaki asal Jalan Banyu Asih, Kelurahan Banyuanyar itu sering meluangkan waktu keliling Kota Bahari menggunakan sepeda motornya mencari ODGJ dan OT dengan maksud membantu atas dasar kemanusiaan.

    “Murni, aksi kemanusiaan ini saya lakukan berangkat dari diri sendiri, panggilan kemanusiaan untuk saling membantu, melihat di Sampang banyak OT dan ODGJ yang tidak terurus,” ujarnya.

    Dia tidak menampik, jika misi kemanusiaan yang dilakukannya tersebut terinspirasi dari sebuah tayangan kanal YouTube yang menayangkan tentang kemanusiaan.

    Baca juga:  Terdakwa Kasus Perdagangan Manusia di Sampang Jalani Sidang Perdana

    “Hati saya tergerak, ingin sekali membantu, karena saya yakin mereka juga layak dan berhak untuk hidup seperti lainnya yang lebih baik,” tuturnya.

    Tangani ODGJ Bersama Dulur Budiman

    Sepekan lalu, Syamsul Arifin menangani satu ODGJ di Sampang. Menurut informasi yang berkembang di tengah masyarakat, ODGJ itu berada di Pelabuhan Tanglok, Sampang sejak 15 tahun silam. Saat ini kondisinya pun juga memprihatinkan.

    Bersama seorang YouTuber Jawa Timur Dulur Budiman, ia mengajak ODGJ itu berbincang. Ketika berkomunikasi, diketahui ODGJ itu berasal dari Pare, Kediri. Diketahui ODGJ tersebut bernama Slamet.

    “Awalnya sempat kesulitan diajak, namun ODGJ itu akhirnya mau untuk dipotong rambut, dimandikan hingga diberi pakaian dan makanan,” bebernya pada maduraindepth.com.

    Berhasil Memulangkan OT ke Kediamannya

    Syamsul Arifin tetap getol membantu mereka yang terlantar di jalanan. Ia merasa tidak tega melihat kehidupan ODGJ dan OT yang jauh dari keluarga.

    Mereka yang hidup di jalanan, kemudian ditolong oleh Syamsul Arifin. Termasuk kakek lanjut usia (lansia) asal Kecamatan Omben juga berhasil dipulangkan ke kampung halamannya.

    Sebelum dipulangkan, kakek bernama Muna’am dipotong kukunya hingga rapi, dimandikan, diberi pakaian baru dan diberi makanan.

    “Saat ditanya, ia cari sampah plastik dengan tujuan untuk dijual dan biaya untuk membangun rumah, saat saya tanyakan ia bernama Pak Muna’am berasal dari Omben Sampang,” ungkap Arif.

    Baca juga:  Gubernur Jatim Lakukan Pencarian Titik Nol Sudetan Kali Kamuning Bebas Banjir

    Dilaporkan, Pak Muna’am ini tinggal sendiri dan rumahnya sudah tidak layak huni. Meski ada saudaranya, tapi kehidupannya juga serba dalam kekurangan, sehingga Pak Muna’am menjadi tidak terurus.

    “Hidupnya memprihatinkan, rumah yang tak layak dihuni, karena banyak sampah di sekitar tempat tidurnya,” ucapnya.

    Dalam aksi dan kondisi seperti itu, ia sangat berharap ada uluran tangan dari pihak lain untuk saling membantu terhadap para ODGJ atau OT di Sampang. Ia menegaskan kesediaannya dilibatkan dalam setiap pemberian bantuan, agar apa yang diberikan bisa tepat sasaran.

    “Semoga bisa terbantu, terutama masyarakat Madura untuk tetap tergerak, berbagi dan peduli kepada orang-orang seperti itu,” pungkasnya. (Alim/MH)