Gua Soekarno Berhasil Pikat Ribuan Pengunjung

Kunjungan Bupati Sumenep, Busyro Karim bersama rombongan ke Gua Soekarno.

maduraindepth.com – Gua Soekarno. Wisata baru yang berhasil mengikat pengunjung di hari lebaran ketupat itu, Rabu (12/6) kemarin, akhirnya diserbu ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Pasalnya para pengunjung ditaksir lebih dari lima ribu orang yang membuat antrian panjang.

Sebelumnya, Gua Soekarno yang terletak di Kecamatan pasongsongan, Sumenep ini telah di buka soft opening sejak, Sabtu (9/6) pagi. Para wisatawan maupun plancong sudah menyerbu Gua yang membuat penasaran mata tersebut.


Terbukti, sesampainya di hari lebaran ketupat pengunjung membludak, hingga membuat antrian panjang dari pintu gerbang masuk gua.

“Ini pengunjung membludak dari pada hari-hari sebelumnya, dan hari ini yang paling parah dari pada hari pertama dibuka wisata ini,” ungkap pengelola wisata, Anwar kepada Maduraindepth, Rabu (12/6).

Baik warga maupun Wisatawan mancanegara (Wisman) yang turut datang, Bupati Sumenep, Busyro Karim juga tak ingin kalah untuk mengetahui wisata baru berupa gua tersebut.

Berlanjut sukseskan acara Event Visit 2019 Pesta Rakyat dan Lebaran Ketupat di Pantai Slopeng sisi timur wisata Gua Soekarno, bersama rombongan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) dan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Bupati ikut berdesak-desakan di antrian panjang untuk menjangkau destinasi baru tersebut.

Meski harus menunggu antrian panjang, sehingga Bupati bersama rombongan harus menggunakan jasa ojek akhirnya para rombongan sampai sekitar satu jam lebih menunggu antrian.

Baca juga:  MTD Ter-ater Topa' ke Bupati Sampang

“Ini wisata yang unik, meski terjadi antrian panjang, tapi sesampainya disini, lelahnya hilang.” kata Bupati di kerumunan ribuan pengunjung.

Bupati menyampaikan bahwa Gua Soekarno memang Wisata pertama yang berhasil menarik peminat terbanyak untuk singgah dan mengabadikan foto selfi.

“Sesampainya disini, saya banyak foto selfi bersama warga. Wisata ini tentu harus tetap dijaga agar perekonomian semakin berkembang dan kemajuan wisata semakin pesat,” tutur dia.

Wisata yang menghabiskan dana tiga miliar lebih itu ternyata tak disangka akan memberikan penasaran para pengunjung yang datang, baik warga Sumenep sendiri maupun luar pulau Madura.

“Ini yang hadir tidak hanya hanya masyarakat Madura secara khusus, tapi wisatawan dari luar Madura sangat bany