Dua Kecamatan Di Sumenep Diterjang Puting Beliung

0
294
Angin Puting Beliung
Rumah warga di Kecamatan Rubaru saat diterpa bencana puting beliung. (Foto: MR/MI)

maduraindepth.com – Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, telah memasuki musim peralihan penghujan, Senin (2/12/2019) kemarin, dua kecamatan di kabupaten paling timur ini diterjang angin kencang, bahkan sempat terjadi angin puting beliung.

Adapun daerah yang terdampak adalah Dusun Kombung Barat, Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, dan Dusun Gunung Togel, Desa Basoka Kecamatan Rubaru. Dari kejadian tersebut, rumah warga rusak dan hancur diterpa angin.

Salah satunya, rumah Moh. Hadis (50), warga Dusun Kombung Barat, Desa Ellak Daya. Sedangkan, rumah Satrawi (40), RT 21 RW 4, di Dusun Gunung Togel, Desa Basoka Kecamatan Rubaru mengalami kerusakan atap rumah berupa asbes dengan perkiraan ukuran 10 x 2 meter, dengan kerugian Rp 800.000.

Selain itu, di Kecamatan Rubaru masih banyak rumah warga yang hancur diterpa angin puting beliung. Diantaranya, rumah warga atas nama Bakir (30), mengalami kerusakan atap rumah berupa Asbes dengan perkiraan ukuran 5 x 2 meter, dengan kerugian Rp 400.000.

Rumah Hafid (25), mengalami kerusakan atap toko berupa Asbes, dengan perkiraan ukuran 5 meter, dengan kerugian Rp 400.000. Rumah Muhammad (40), mengalami kerusakan atap kamar mandi berupa Asbes dengan perkiraan ukuran 3 meter, dengan kerugian Rp 240.000.

Lalu, rumah Sahriya (45), mengalami kerusakan dapur kayu atau bambu roboh dengan perkiraan ukuran 3×5 meter, dengan kerugian Rp 4.000.000.

Sedangkan di RT 22 RW 4, masih di Kecamatan Rubaru, ada rumah Qudus (35) mengalami kerusakan atap rumah dan toko berupa Asbes dengan perkiraan ukuran 5×2 meter, dengan kerugian Rp 400.000. Rumah Juhri (28), mengalami kerusakan atap rumah berupa Asbes dengan perkiraan ukuran 4 x 2 meter dengan kerugian Rp 320.000.

Terakhir, rumah Tabli (29), mengalami kerusakan atap rumah berupa Asbes dengan perkiraan ukuran 4×2 meter, dengan kerugian Rp 320.000, dan rumah Jasmin (45), mengalami kerusakan kandang sapi dari kayu dan bambu dengan perkiraan ukuran 3×6 meter, dengan kerugian Rp 3.000.000.

Dikatakan oleh Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, kejadian angin kencang dan hujan lebat di Dusun Kombung Barat, Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng terjadi pada pukul 12.00 WIB siang kemarin.

“Lalu, sekitar pukul 13.00 WIB siang, atap rumah warga yang terbuat dari asbes dan genteng dihantam angin sampai rusak, dan menimpa kandang sapi milik korban,” ungkap dia.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden di Kecamatan Lenteng tersebut, namun kerugian di taksir capai Rp 5.000.000. Sedangkan, diwaktu yang bersamaan, bencana angin puting beliung terjadi di Kecamatan Rubaru.

“Kalau kejadian yang di Kecamatan Rubaru, juga tidak ada korban jiwa,” terang Widiarti pada dua rilis yang bersamaan.

Kejadian itu, sambung Widiarti, baru dilaporkan oleh Kepala Desa (Kades) Basoka, Achmad Suhdi, sekira pukul 21.00 WIB malam, kepada Badan Ketertiban Keamanan Masyarakat Kepolisian Sektor (Bhabinkamtibmas Polsek Rubaru) Brigpol Sutrisno.

“Nah setelah itu, Kapolsek Rubaru, Iptu Joni Wahyudi, beserta tiga personil lainnya langsung mengechek lokasi kejadian,” paparnya dengan rinci. (MR/AJ)