Dispertan Sampang Terima Usulan Bantuan Porang, Petani yang Lama Produksi Justru Tak Dapat

Petani Porang
Ibnu Ayubi, Petani Porang asal Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang. (FOTO: RIF/MI)

maduraindepth.com – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertan) Sampang saat ini sudah mengantongi 11 kelompok pengusul bantuan Porang. Belasan kelompok pengusul itu tersebar di tiga kecamatan berbeda.

Tiga kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Camplong terdapat enam kelompok. Kemudian Kecamatan Robatal dua pengusul dan Kecamatan Omben tiga kelompok.


Sementara di Kecamatan Sampang sendiri ada petani Porang, Ibnu Ayubi yang sudah lama berproduksi tidak pernah mendapat bantuan. Baik bantuan berupa modal usaha maupun bibit Porang. Padahal dia menggeluti usaha Porang sudah berjalan sejak dua tahun silam.

Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dispertan Sampang, Nurul Hayati mengatakan, bantuan Porang merupakan usulan dari pihak kecamatan berdasarkan hasil Musyawarah Perencana Pembangunan Kecamatan (Musrembangcam). Anggaran pengadaan Porang tersebut bersumber dari Pagu Indikatif Kecamatan (PIK).

Dengan demikian, lanjut Hayati, anggaran bantuan Porang tersebut melekat di kecamatan. “Dananya mereka titipkan di sini, dan dalam produksinya mininal tiga tahun,” ucapnya, Kamis (19/11).

“Kedepannya akan kami buatkan surat pernyataan produksi, karena kami tidak tahu pas di tengah jalan akan dijual oleh kelompok,” tambahnya.

Hayati mengungkapkan, bantuan Porang yang diusulkan tersebut tidak berupa uang. Melainkan berbentuk barang.

“Tapi bantuannya bukan berupa uang, hanya berupa bibit, pupuk, atau bahan untuk produksi Porang,” tandasnya.

Baca juga:

Baca juga:  Geger, Warga Temukan Mayat Bayi Terbungkus Kresek

Sudah Lama Produksi Porang, Ibnu Ayubi Tidak Dapat Bantuan

Porang Sampang
Porang saat dijemur, milik salah satu petani asal Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang. (FOTO: RIF/MI)

Sementara itu, salah satu petani budidaya Porang di Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang, Ibnu Ayubi menyampaikan, dirinya sudah lama menggeluti produksi Porang. Dia menggeluti usaha tersebut sudah berjalan sejak dua tahun silam.

Namun demikian, dia belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Baik berupa modal usaha maupun bibit Porang. Alasannya, Ibnu Ayubi mengaku tidak tahu jika di Sampang ada bantuan Porang dari Pemerintah.

“Saya tidak tahu kalau ada program bantuan Porang dari pemerintah,” ujarnya saat ditemui di tempat produksinya.

Dia menyarankan, jika memang ada bantuan Porang untuk kelompok, pemerintah harus selektif memilih kelompok yang akan menerima. Agar bantuan yang diberikan tersebut tepat guna dan tepat sasaran.

“Jadi bantuan tersebut lebih bermanfaat,” harapnya. (RIF/MH)