Bupati Pamekasan Sebut Masyarakat Adalah Garda Terdepan Cegah Covid-19

0
27
Polres Pamekasan saat melakukan penyemprotan disinfektan dan memberikan vitamin C kepada pengendara. (Foto: RUK/MI)

maduraindepth.com – Setelah ditetapkan sebagai daerah darurat Covid-19 atau zona merah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus berupaya mencegah penyebaran pandemi corona. Kali ini, Polres setempat melakukan penyemprotan disinfektan dan membagikan vitamin C kepada pengendara yang melintas di jalan raya Jokotole, Rabu (8/4).

“Penyemprotan disinfektan dilakukan Polres untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Bumi Gerbang Salam,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari A pada maduraindepth.com.

Berdasarkan data penyebaran Covid-19 di Pamekasan jumlah Orang Dalam Risiko (ODR) sebanyak 7.150 orang. Sementara Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 197. Sedangkan Pasien Dalam Pantauan (PDP) sebanyak dua orang, rinciannya satu orang negatif dan satu meninggal terkonfirmasi positif corona.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, pihaknya akan menyediakan tempat isolasi khusus untuk pasien positif Covid-19. Lokasi isolasi tersebut, akan ditempatkan di tempat berbeda.

“Ada beberapa alternatif untuk ruang isolasi, diantaranya Islamic center dan sekolah tidak terpakai,” ucapnya.

Menurutnya, untuk mencegah penyebaran pandemi corona juga dibutuhkan kesadaran masyarakat luas. Termasuk masyarakat di Kabupaten Pamekasan sendiri.

Kata Baddrut, masyarakat memiliki peran penting dalam mengantisipasi penyebaran virus corona. “Ayo kita jaga jarak, jaga kesehatan karena Puskesmas kita bukan garda terdepan dalam menghadapi Covid-19. Tapi kita semua, sehingga hilirnya, rumah sakit kita bisa ditanggulangi dengan baik,” tandasnya. (RUK/MH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here