Besok Masyarakat Akan Demo Kantor Kejari Sumenep

0
109
Hery jenggot. (Maduraindepth/Hendra)

maduraindepth.com – Dugaan pengusiran wartawan dan warga yayasan tanah leluhur (YTL) oleh oknum pejabat Kejari Sumenep Bustomi semakin memanas. Salah seorang pegiat lembaga swadaya masyarakat juga ikut terusir. Atas tindakan arogansi tersebut, besok Korp Adhyaksa itu diancam bakal didemo.

Hery, tokoh muda masyarakat yang ikut mengawal persoalan tersebut akan mengusut tuntas. Dia mempertanyakan, kenapa LSM dan wartawan yang hendak melakukan konfirmasi malah diusir.

“Kenapa harus ada perlakuan seperti itu. Oleh karenanya kami meminta kepada teman-teman untuk diusut tuntas,” pintanya.

Menurutnya seorang pejabat negara tidak layak mengusir wartawan tanpa alasana apalagi dengan cara arogan.

“Tidak layak, dia sebagai pejabat negara mengusir wartawan. Kami bekerja juga atas nama hukum. Aneh kantor milik rakyat, kok malah diklaim Rumahnya Bustomi, kantor tersebut dibangun dari uang rakyat. Jadi semua masyarakat berhak atas kantor tersebut,” kata Hery.

Menurutnya, pejabat negara yang bertugas sebagai Pengacara negara atau pelayan masyarakat harusnya melayani masyarakat dengan baik.

“Seharusnya kan sopan bukan malah main usir dan terkesan memihak pada salah satu pihak, yakni PT Garam yang notabene adalah sebagai negara. Petani Garam adalah Rakyat yang juga bagian dari negara. Kantor kejaksaan dibangun bukan dari uang pribadi Bustomi, dan jangan main klaim itu kantor sebagai rumah pribadinya,” terang Hery dengan nada tinggi.

Pihaknya mengancam besok (Senin) akan ngeluruk lagi ke Kantor Kejari Sumenep. “Besok Senin kami bakal datang lagi dengan agenda mempertanyakan alasan bertindak kasar terhadap wartawan, LSM dan warga YTL,” tambahnya. (MR/NR)