128 PMI Asal Sampang Meninggal Dunia di Perantauan Dua Tahun Terakhir

PMI Sampang
Sejumlah PMI saat tiba di Kantor BLK Sampang beberapa waktu lalu. (Foto: DPMPTSP dan Naker Sampang for MI)

maduraindepth.com – Sepanjang tahun 2021, sebanyak 35 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang Madura tercatat meninggal dunia di luar negeri. Para pejuang devisa itu pulang dari tanah rantau dalam keadaan tak bernyawa.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja (Naker) Sampang Majid melalui Bidang Tenaga Kerja Agus Sumarso menyampaikan, jumlah PMI asal Sampang yang meninggal dunia tersebut rata-rata nonprosedural. Artinya, tidak memiliki dokumen kerja yang sah.


“Keseluruhan PMI yang meninggal di luar nonprosedural pemerintah alias berangkat sendiri,” ucap Agus pada maduraindepth.com, Jumat (21/1).

Rata-rata PMI yang meninggal itu, lanjut dia, bekerja di Malaysia sebagai kuli bangunan. Kemudian mengalami sakit hingga meninggal di negara tempat mereka kerja.

“Kebanyakan dari Sokobanah, Karang Penang, Robatal, Banyuates dan Ketapang,” terangnya.

Diterangkan, jumlah PMI asal Sampang yang meninggal di perantauan pada 2021 lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun 2020 PMI yang meninggal 93 orang, lebih banyak karena pandemi Covid-19 saat itu sedang kacau,” ujarnya.

Agus memaparkan, hingga kini masih ada PMI asal Sampang yang meninggal di tempat kerjanya. Menurut dia, DMPTSP dan Naker sendiri telah mencatat ada tiga orang yang meninggal dunia.

“Januari 2022 sudah ada tiga orang yang meninggal dan dipulangkan ke rumah masing-masing,” terangnya.

Baca juga:  KUPAS, Program Keagamaan KPU Sampang Selama Ramadhan

Pihaknya menegaskan bagi masyarakat yang berencana bekerja di luar negeri harus melalui prosedur yang ada (resmi). Sehingga lebih aman saat mengalami musibah.

“Kami sering kasih tahu jika ingin kerja di luar negeri harus jadi TKI yang resmi. Sehingga saat ketimpa musibah ada jaminan khusus untuk keluarga yang ditinggalkan,” sarannya. (Alim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here