Jadi Perwakilan UMY, Rizqy Jalani Program KKL di Malaysia dan Thailand

Moh Irfan Rizqy mahasiswa UMY KKL ke malaysia dan thailand
Moh Irfan Rizqy saat berdiskusi bersama rekan sesama mahasiswa UMY. (Foto: IST)

maduraindepth.com – Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh Moh Irfan Rizqy. Pemuda yang lahir di Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, 21 tahun silam itu berhasil terpilih menjadi salah satu perwakilan mahasiswa sebagai peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Thailand dan Malaysia.

Rizqy yang saat ini mengenyam Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terpilih bersama 11 mahasiswa lainnya untuk menjalani program KKL di luar negeri. Bukan tanpa perjuangan, Rizqy berhasil lolos dengan proses seleksi yang ketat dari pihak universitas.

”Syarat mutlaknya harus memiliki keterampilan berbahasa inggris yang baik. Untuk tesnya sendiri ada dua, yaitu melalui tes toefl dan wawancara,” ungkap mahasiswa semester 4 International Program for Law and Syariah (Ipols) UMY itu.

Moh Irfan Rizqy mahasiswa UMY KKL ke malaysia dan thailand
Moh Irfan Rizqy. (Foto: IST)

Menurut Rizqy, jumlah toefl minimal yang harus diraih untuk mengikuti seleksi program KKL ini adalah 500 poin. Untuk memperoleh nilai tersebut, selain belajar melalui aktivitas akademik, dia juga mengikuti berbagai kegiatan non akademik, seperti mengikuti organisasi di kampusnya.

Saat ini, pemuda yang menyandang gelar Putra Batik Sampang itu mengukuti organisasi Law School Debate Community (LSDC), Student English Activity (SEA) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Bukan hanya di universitas, Rizqy juga tercatat aktif di berbagai organisasi di Kabuaten Sampang. Seperti Kelompok Sadar Wisata, Kanca Berdaya Jawa Timur dan banyak lagi.

Baca juga:  Jaga Tradisi, Pemdes Labuhan Gelar Petik Laut

”Dari berbagai organisasi tersebut saya banyak belajar tentang berbagai hal, diantaranya komunikasi, kepemimpinan, bahasa, pola pikir, dan berbagai macam hal penting lainnya,” ungkapnya.

Moh Irfan Rizqy mahasiswa UMY KKL ke malaysia dan thailand
Moh Irfan Rizqy saat diantar rekan-rekannya menuju Bandara Internasional Yogyakarta. (Foto: IST)

Rizqy sendiri menghabiskan waktu 5 hari dalam program KKL tersebut. Dua hari dia habiskan untuk menimba ilmu di Thailand, dua hari di Malaysia dan perjalanan yang menghabiskan waktu satu hari.

”Kegiatan ini merupakan kegiatan academic visit ke beberapa kampus yang memiliki hubungan kerja sama dengan UMY. Tujuannya untuk memberi pengalaman baru kepada mahasiswa agar mampu menaikan level mahasiswa di hadapan sosial dan memberikan jaringan antar mahasiswa dikancah internasional,” tandasnya. (aj/*)

Baca Berita Menarik Lainnya DI SINI atau Ikuti Kami di Saluran Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *