Tiga Hari Kantor Bawaslu Dikepung Terancam Disegel

Massa pendemo Bawaslu Pamekasan kembali menagih janji Bawaslu untuk menggelar PSU. Aksi ini sudah ketiga kalinya.

maduraindepth.com – Warga Desa Kadur, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, sudah tiga hari berturut-turut mengepung Kantor Bawaslu Pamekasan. Lagi-lagi tidak ditemui, massa pendemo mengancam akan menyegelnya, Jumat (10/5) sore.

Mereka menagih janji Bawaslu untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dapil IV meliputi Kecamatan Kadur, Pakong, dan Pengantenan. Karena diindikasikan banyak terjadi kecurangan.


Kendati demikian, massa aksi kembali mengalami hasil yang mengecewakan. Lantaran para ketua dan komisioner Bawaslu tidak ada yang mau menemui mereka. Dengan alasan, mereka ada di Surabaya mengikuti rapat di Bawaslu Jatim.

Dengan suara yang lantang Korlap aksi, Haidar Ansori mengancam akan menyegel kantor Bawaslu Pamekasan apabila pihak Bawaslu tidak mau menemui pihaknya.

“Kami hanya mau menagih janji untuk PSU. Kami sudah ketiga kalinya melakukan aksi dan bermalam ¬†akan tetapi tidak ada yang bisa menemui, jangan salahkan kami bila menyegel kantor ini,” ujar Haidar pemuda asal Kadur tersebut.

Setelah ancaman tersebut disampaikan, pihak aparat berusaha memediasi dan diketahui di dalam Kantor Bawaslu ada bagian Staf Bawaslu yang tidak bisa menemui massa aksi. Hal itu membuat massa aksi memaksa untuk masuk ke dalam dan meminta bagian staf Bawaslu memberikan kejelasan, kapan pihaknya bisa menemui massa aksi.

Aparat kepolisian meminta ada dua perwakilan dari massa aksi untuk masuk menemui bagian Staf Bawaslu yang diketahui ada di dalam Kantor, Haidar Ansori dan Zainullah mewakili massa aksi masuk menemui Staf Bawaslu tersebut dengan memintanya menyampaikan kapan para Ketua dan Komisioner Bawaslu bisa menemuinya.

Baca juga:  Cuaca Ektrem Landa Pamekasan Madura, Kodim 0826 Siapkan Pengamanan

Akhirnya aksi massa dapat penjelasan kalau besok (hari ini) pukul 09:00 WIB Ketua dan Komisioner Bawaslu bisa temui massa aksi. Pasalnya mereka sudah dalam perjalanan pulang.

Setelah massa aksi mendengarkan informasi tersebut, mereka komitmen akan menunggu sampai pukul 9:00 WIB. Pihaknya akan bermalam lagi di depan Kantor Bawaslu Pamekasan.

Haidar menegaskan, pihaknya akan kembali menginap di depan kantor Bawaslu apabila tidak ada yang menemui sampai besok pukul 09:00 WIB.

“Kita siap untuk menginap kembali menunggu sampai kita ditemuinya pukul 9:00 WIB ¬†besok” paparnya menyemangati aksi massa.

Pantauan Maduraindepth.com aksi massa dijaga ketat oleh aparat dengan persenjataan yang lengkap, lantaran dikhawatirkan melakukan penyimpangan.

Aksi saat ini diketahui telah terbilang ke-4 dari warga Kecamatan Kadur untuk menagih janji Bawaslu, yang mengaku telah merekomendasikan PSU ke KPU. Rekomendasi itu diberikan setelah ada temuan dugaan kecurangan di dapil IV.

Warga menemukan data adanya orang yang sudah meninggal dunia dan yang merantau di luar kota, tercatat melakukan pencoblosan dalam pemilu 2019 kemarin. (EK/NR)