Taufik Lantik Perangkat Desa, DPMD: Kami Salut Dengan Kades Bancelok

0
1044

maduraindepth.com – Tak lama setelah dirinya dilantik sebagai Kepala Desa (Kades) Bancelok periode 2020-2026, Moh. Taufiqurrahman menggelar tasyakuran sekaligus melantik sejumlah perangkat desa. Diantaranya, staff desa, PKK, Ketua RT dan RW, karang truna, pramuka desa, dan pecinta alam desa.

Pelantikan staf dan perangkat desa itu berlangsung sukses dan lancar, pada Jum’at (24/1/2020) malam di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bancelok I, Kecamatan Jrengik.

Dalam acara tersebut, Kades Taufik mengundang Bupati Sampang, Wakil Bupati Sampang, Camat Jrengik, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Jrengik, Dinas Sosial Kabupaten Sampang meliputan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Jrengik. Kemudian Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, tokoh masyarakat setempat, dan warga Desa Bancelok.

Dalam sambutannya, Moh. Taufiqurrahman menyampaikan, berdasarkan surat keputusan Kepala Desa Bancelok dengan nomor : 188/01/KEP/434.507.04/2020 tentang pengangkatan perangkat desa Bancelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang memutuskan untuk mengangkat perangkat Desa Bancelok.

Dalam memimpin desanya, Taufik juga mengenalkan slogan MARIK kepada masyarakat. Dijelaskan dia, MARIK merupakan akronim dari Melayani, Amanah, Responsif, Inovatof dan Kreatif.

Sementara tagline Bacelok Bangkit merupakan sebagai gerakan perubahan, menuju Sampang hebat dan bermartabat sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sampang.

Dalam kesempatan ini, Taufik juga menyampaikan terima kasih kepada para tamu undangan yang telah hadir dalam memberikan dukungan moral. Kata Taufik, keseriusan Pemerintahan Desa (Pemdes) Bancelok dalam membangun desa, diiringi dengan semangat dari seluruh perangkat desa yang saat ini telah dilantik.

“Mulai dari karang taruna desa, pramuka dan pecinta alam desa, akan turut berperan aktif dalam membawa perubahan Desa Bancelok lebih maju,” kata Taufik dalam sambutannya.

Dari sinilah, lanjut Taufik, tempat yang akan mengantarkan masyarakat Desa Bancelok dari tidak tahu apa-apa hingga menjadi orang besar. “Malam ini adalah malam sejarah bagi Desa Bancelok, baru kali ini ada pelantikan perangkat desa. Semoga dari sini dapat menuju desa bancelok bangkit,” ujarnya.

Menurut Taufik, Pilkades merupakan satu-satunya hal yang menyakitkan. Kendati demikian, saat ini pesta demokrasi sudah selesai, sehingga bagi dia tidak ada kubu-kubuan.

“Kades terpilih sudah ada, pesta demokrasi sudah selesai, kita harus sadar, bahwa kita harus bersama membangun desa. Tenggelamkan pemikiran kubu-kuban,” pintanya.

Dia berjanji akan melaksanakan program-program yang dijanjikan pada saat kampanye Pilkades 2019 lalu. “Saya akan mengejar ketertinggalan program, kalau saya lupa, mari tolong diingatkan, saat ini kami juga sudah mengundang investor-investor kecil, silahkan masukkan programnya di Desa Bancelok, saya berikan ruang dan tempatnya, namun tolong kerjakan sesuai RAB,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Pemerintahan Desa DPMD Sampang, Suhanto menuturkan, acara pelantikan perangkat desa ini merupakan satu-satunya acara pelantikan perangkat desa yang ada. Dia menyampaikan selamat kepada Kades Bancelok terpilih yang sudah dilantik oleh bupati beberapa waktu lalu, dan selamat kepada perangkat desa yang saat ini sudah dilantik oleh Kades.

“Melalui gerakan perubahan Bancelok bangkit kami doakan semoga Kades beserta perangkat desa dapat membangun desa Bancelok lebih baik. Kami salut dengan Kades Bancelok, dengan janji-janji politiknya semoga bisa dilaksanakan beserta seluruh perangkat, bersatu dalam kebaikan dan jangan terpecah belah,” ujarnya.

Kata Suhanto, desa harus memilik target, sebab 17 desa tertinggal di Sampang sudah lepas dari ketertinggalan, dan menjadi desa berkembang. Apalagi pemerintah pusat sudah memberikan kewenangan melalui dana desa (DD).

“Dengan dana desa, targetnya adalah peningkatan pendapatan desa. Harusnya, sudah menjadi target bahwa desa sudah memiliki PADes, yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

“Khusus perangkat desa, saya rekomendasikan silahkan lakukan Bimtek sendiri, terlebih sudah terpogram konsep kemajuan pembangunan desa,” pungkasnya. (RIF/MH)