Sebanyak 47 Nelayan di Mandangin Terima Bantuan Alat Tangkap Ikan dari PPM HCML

Puluhan nelayan di Pulau Mandangin foto bersama usai menerima bantuan alat tangkap ikan dari PPM HCML 2023 di Balai Desa setempat. (FOTO: Alimuddin/MiD)

maduraindepth.com – Ada sebanyak 47 nelayan perahu purse seine Desa Mandangin menerima bantuan berupa jaring ikan, melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) 2023. Pendistribusian alat tangkap tersebut berlangsung di Balai Desa Mandangin, Kecamatan/Kabupaten Sampang pada Jumat (10/11).

Pendistribusian alat tangkap itu mendapat respon positif dari sejumlah juragan kapal purse seine. Salah satunya bapak Asmara juragan KM. Manggis. Ia mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada HCML atas bantuan alat tangkap berupa jaring tersebut.

“Terima kasih banyak atas bantuannya, semoga ini bermanfaat bagi masyarakat Mandangin untuk peningkatan hasil tangkap ikan,” ucapnya.

Hal senada juga disampikan H. Nur selaku juragan KM. Lai-Alai. Ia bersyukur lantaran sudah dibantu alat tangkap. Menurutnya bantuan jaring ini dirasa tepat mengingat saat ini butuh alat tambahan, sebab sebentar lagi musim hujan dan diyakini banyak ikan kembung.

“Kami sangat terbantu biasanya beli tapi sekarang tidak, karena sudah dikasih jaring oleh HCML jangankan mau beli jaring, hasil tangkp ikan sendiri saat ini terbilang minim,” ujarnya.

Dikatakan, jaring ini oleh pihaknya akan langsung digunakan untuk persiapan musim tangkap ikan kembung. Apalagi jaring yang sudah dipakai nelayan rata-rata sudah rusak, artinya jaring bantuan ini akan digunakan semaksimal mungkin.

“Bantuan alat tangkap ini tepat sekali, karena sebentar lagi musim ikan kembung jadi sangat membantu nelayan,” terangnya.

Baca juga:  Anggaran Operasional Ambulance Boat Tak Cair, Ini Penjelasan Dinkes Sampang
Sejumlah nelayan menerima alat tangkap ikan di Balai Desa Pulau Mandangin. (FOTO: Alimuddin/MiD)

Di tempat yang sama, Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Pulau Mandangin, Choirul Anam mengungkapkan, pada intinya bantuan jaring untuk nelayan dari HCML itu tidak hanya tertuju pada nelayan besar atau purse seine saja. Melainkan juga akan diperuntukkan bagi nelayan kecil.

“Perusahan tetap memberikan bantuan secara merata dan semua akan menerima, dengan tahapan dan usulan masyarakat,” katanya.

Hanya saja, Choirul Anam menjelaskan, bahwa prose pendistribusian tetap bertahap dikarenakan menyesuaikan anggaran yang terbatas. Namun, kemungkinan jika tidak cukup di tahun ini, maka tahun selanjutnya akan diusulkan saat acara Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) lagi.

“Kalau diusulkan saat Jasmas dan masuk saat sinkronisasi, maka akan disalurkan sesuai prosedur di tahun depan, artinya semua nelayan baik perahu kecil atau purse seine semua dapat sesuai tahapan,” jelas Anam.

Dengan begitu, Pemerintah Desa Mandangin berharap semua program yang bersumber dari dana CSR melalui PPM HMCL mempunyai asas kemanfaatan bagi masyarakat, dan tidak ada rahasia dalam artian tetap terbuka untuk publik.

“Semoga bantuan jaring ini bermanfaat bagi masyarakat nelayan mandangin, jadi kami berharap kesejahteraan masyarakat nelayan terus meningkat, serta untuk bidang lainnya juga perlu ditingkatkan,”harapnya.

Sementara, Manager Regional Office & Relations HCML Hamim Tohari mengatakan bahwa, program tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian HCML terhadap nelayan lokal.

Baca juga:  Polisi Selidiki Kasus Dugaan Ayah Cabuli Anak Kandung di Sampang

“Kami berharap dengan program ini dapat membantu meningkatkan hasil tangkap ikan para nelayan di Desa Pulau Mandangin,” pungkasnya. (Alim/MH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *