Raih Top 30 Inovasi Pelayanan Publik, Sakera Mesem Dapat Direplikasi Daerah Lain

Bupati Sampang Slamet Junaidi menandatangani komitmen replikasi inovasi pelayanan publik disaksikan Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Jum'at (19/11). (Foto : Humas Pemkab for MI)

maduraindepth.com – Usai menerima penghargaan Top 30 Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur 2021, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menandatangani komitmen replikasi inovasi layanan publik bersama Gubernur Jatim dan Deputi Kementerian PAN-RB.

Dengan komitmen tersebut, inovasi Satu Pintu Administrasi Kependudukan Rakyat Menjadi Sejahtera dan Membahagiakan (Sakera Mesem) Dispendukcapil Sampang dapat direplikasi oleh kabupaten/kota lain di seluruh indonesia.


“Dari MOU itu, Kabupaten Sampang melalui inovasi Sakera Mesem ini bersedia jika ada daerah lain yang ingin mereplikasi atau meniru pelayanan yang kami punya,” ucap Edi, Minggu (20/11).

Edi menambahkan, untuk daerah yang ingin mereplikasi inovasi Sakera Mesem tidak hanya terbatas di lingkup Jawa Timur, Namun juga secara nasional.

“Jadi nantinya, jika ada OPD dari Jawa Timur atau provinsi lain yang ingin belajar ke Dispendukcapil Sampang untuk pelayanan inovasi sakera mesem ini, kami siap menerima,” ungkapnya.

Dikatakan, ada empat Dispendukcapil ter inovatif yang bersedia melakukan penandatangan komitmen (Mou). Sampang menjadi satu-satunya kabupaten di Madura yang menandatangani MoU dengan Gubernur dan Kemenpan RI.

Dari empat Kebupaten/Kota inovator pelayanan publik Dispendukcapil, hanya Kabupaten Pasuruan yang hampir mirip dengan Sampang, karena dianggap pelayanannya sama-sama di tingkat Desa.

“Bedanya kalau di Sampang menurunkan dua kewenangan ke Desa, yang lainnya tidak. Misalkan, operatornya dilakukan secara mandiri dan semua peralatan serta SDMnya murni dari Desa. Dispendukcapil tidak ikut campur tangan,” bebernya. (Alim/Aw)