Pengrajin Ecoprint Pamekasan Produksi Masker Kain di Tengah Pandemi

Pengrajin ecoprint pamekasan masker
Pengrajin Ecoprint Pamekasan, Rifkiyatul Muharram saat menjahit masker. (Foto: RUK/MI)

maduraindepth.com – Di tengah ancaman pandemi Covid-19 pengrajin Ecoprint di Pamekasan Rifkiyatul Muharram memproduksi masker kain. Pembuatan masker itu selain untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga juga untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Perempuan asal Dusun Tambung Laok, Desa Tobungan, Kecamatan Galis, Pamekasan itu mengungkapkan, dirinya memproduksi kain sejak akhir bulan lalu. “Berkat memproduksi masker kain ini, modal usaha saya terus berputar dan roda ekonomi saya tetap jalan,” tuturnya pada maduraindepth.com, Sabtu (11/4) kemarin.


Masker kain yang diproduksi, kata Rifki, mendapatkan respon positif dari masyarakat setempat. Sehingga saat ini sudah laku sebanyak 2 ribu masker dengan harga jual Rp 4 ribu per pcs.

“Dan masih ada sebanyak 4 ribu pesanan yang kami targetkan segera selesai,” ucap perempuan yang juga menjabat sebagai ketua Muslimah Craft Center (MCC) Pamekasan itu.

Selain itu, lanjut Rifki, usaha masker yang dikerjakan saat ini, juga dapat memanfaatkan jasa masyarakat Desa Tobungan Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan. Hingga saat ini usaha masker yang dikerjakan tersebut mencapai penghasilan sampai Rp 10 juta.

“Alhamdulillah dari usaha ini, kami bisa mempekerjakan masyarakat sekitar. Sejauh ini sudah ada 8 orang yang bekerja di sini,” jelasnya. (RUK/MH)