Peduli Tukang Becak Naik Haji, KBIH di Sampang Beri Bantuan

Pembina KBIH Al-Chodijah, Kiai Abdul Wahid Munif bersama Holili, tukang becak yang berangkat haji tahun ini. (Foto: Alimuddin/MI)

maduraindepth.com – Setelah viral di media sosial, Holili Addrae Sai, (60), tukang becak yang naik Haji tahun ini mendapat bantuan dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al-Chodijah yang beralamat di Jl. Mawar No.09 Sampang. Holili tidak bisa bergabung ke KBIH lantaran dirinya tidak memiliki cukup uang untuk mendaftar.

“Kami tahunya dari informasi bahwa ada tukang becak naik haji tahun ini, saya langsung datangi Kantor Kemenag Sampang berbicara soal keberadaan pak Holili, ternyata ia tidak gabung ke KBIH dan kami akan bantu,” ucap Pembina KBIH Al-Chodijah, KH. M. Abdul Wahid Munif, Rabu (15/6) malam.


Karena penasaran, akhirnya pihak KBIH Al-Chodijah langsung mendatangi rumah Holili di jalan Permata, Kelurahan Banyuanyar, untuk memberikan sajadah dan memastikannya bisa bergabung di KBIH Al-Chodijah secara gratis.

“Kami datang ke rumahnya untuk memastikan dan memberi bantuan untuk Pak Holili yang berangkat haji sendirian ke tanah suci. Kami gabungkan dia ke KBIH secara gratis sehingga dibantu bersama kelompok jemaah lainnya selama pelaksanaan ibadah haji 2022,” terangnya pada maduraindepth.com.

Abdul Wahid menerangkan, bantuan yang diberikan kepada pak Holili berupa bimbingan selama menjalankan ibadah haji di Mekah dan Madinah dengan tujuan agar lebih tenang dan khidmat. Dengan demikian, ia berharap Holili tidak perlu khawatir saat tiba di Mekah.

Baca juga:  12 Tahun Menabung, Tukang Becak di Sampang Naik Haji

“Kami sepenuhnya ingin membantu untuk masuk ke rombongan KBIH Al-Chodijah. Biasanya bayar Rp. 2,5 juta tapi untuk bapak Holili gratis,” ungkapnya.

Sementara, Holili merasa bersyukur karena bisa menunaikan ibadah haji tahun ini, meski harus berangkat sendirian tanpa ditemani sang istri.

“Saya sangat berterimakasih karena dimasukkan ke rombongan KBIH Al-Chodijah secara gratis dan bisa melaksanakan ibadah Haji dengan khidmat,” tuturnya.

Holili mengaku, memang sejak awal tidak mendaftar sebagai rombongan di KBIH lantaran kekurangan dana untuk membayarnya. Ia hanya membayar uang haji saja.

“Semoga saya bisa menjalankan ibadah haji ini dengan lancar dan dapat barokah,” pungkasnya.

Hari ini, sebanyak 173 calon jemaah haji asal Sampang diberangkatkan menuju asrama haji Surabaya. Mereka diperkirakan tiba sekitar pukul 12.00 WIB. Kemudian, kembali ke tanah air pada tanggal 30 Juli, landing sekitar pukul 00.10 Wib setelah 40 hari melaksanakan ibadah haji. (Alim/AW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here