Nelayan Nonggunong Hilang saat Mancing, Perahu Korban Terseret Hingga Talango

Nelayan Hilang Sumenep
Petugas bersama warga saat meninjau perahu nelayan Nonggunong yang ditemukan di perairan Desa Kombang, Kecamatan Talango, Sumenep, Rabu (26/5). (Foto: Satpolairud Polres Sumenep for MI)

maduraindepth.com – Matlawi, 50, warga Dusun Tanto, Desa Sokaramme, Kecamatan Nonggunong, Sumenep hilang saat pergi memancing di laut, Senin (24/5). Hingga Rabu (26/5), korban belum diketahui keberadaannya.

Terbaru, perahu milik nelayan asal Pulau Sapudi itu ditemukan. Letaknya di Dusun Gelisek, Desa Kombang, Kecamatan Talango, Sumenep. Namun tidak ada tanda-tanda keberadaan korban saat perahu itu ditemukan warga Pulau Poteran tersebut.


Semula, Matlawi diketahui pergi melaut pada Senin (24/5) sekitar pukul 16.00 menggunakan perahu mesin khusus mancing di perairan antara Pulau Sapudi dan Giliyang. Kemudian sekitar pukul 24.00, korban sempat memberi kabar mengenai posisi terakhir kepada temannya yang bernama Andre melalui saluran handphone.

Berdasarkan keterangan warga, semestinya korban sudah kembali ke Desa Sokaramme dari laut pada Selasa (25/5) pukul 09.00. Namun hingga lepas waktu tersebut, Matlawi tak kunjung pulang ke rumah.

Hal itu membuat pihak keluarga khawatir dan melakukan pencarian terhadap korban menggunakan empat perahu.

“Kemudian ada info penemuan perahu, diduga milik nelayan yang hilang. Posisinya di perairan Dusun Gelisek, Desa Kombang, Talango. Koordinat S 7°06’44.334″ E 114°03’23.5188″,” terang Kasubaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti.

Dia menjelaskan, petugas dari Satpolairud Polres Sumenep, Basarnas Unit Sumenep, Ditpolairud Polda Jatim BKO Perairan Sumenep, BPBD, KSOP Kalianget dan Posramil Talango melaksanakan pencarian (SAR).

Baca juga:  Nyaris Dibakar Massa, Dua Pelaku Curanmor di Kokop Bangkalan Diamankan Polisi

Mantan Kapolsek Kota Sumenep itu memaparkan, perahu korban ditemukan Wandi, 29, warga Dusun Gelisek, Desa Kombang, Talango. Saat itu, nelayan tersebut tengah mengontrol perahunya di pinggir pantai.

Kemudian menemukan perahu dengan nama kapal Tuyul Laut dalam keadaan digulung ombak. kemudian Wandi mengamankan perahu tersebut bersama warga setempat dengan menarik perahu ke pinggiran pantai.

Beberapa barang yang ditemukan dalam perahu milik korban yang hilang meliputi satu jerigen berisi solar 2 liter, dua jerigen kosong, satu set peralatan mekanik mesin dan lima gulung alat pancing ikan.

Termasuk kapak, lima buah besi pemberat pancing, lampu penanda kapal serta pelampung. (BAD)