Ludruk Rukun Kemala Tutup Pameran Pembangunan dan Expo Sumenep Smart City 2019

0
16
Pameran Pembanguna Sumenep
Wabup Fauzi, saat memberi sambutan penutupan pameran pembangunan dan Expo Sumenep Smart City. (Foto: MR/MI)

maduraindepth.com – Pameran pembangunan dan Expo Sumenep Smart City 2019 turut dimeriahkan oleh ludruk Rukun Kemala. Tahun ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep harus mendukung dan terus melakukan inovasi program Smart City sesuai masing-masing tugas dan fungsinya.

“Program Smart City membutuhkan komitmen dan dukungan bersama guna menyukseskannya, sehingga berbagai sistem aplikasi yang telah ada itu, harus dilakukan pengembangan supaya Kabupaten Sumenep benar-benar menjadi daerah Smart City,” kata Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi,, pada penutupan Pameran Pembangunan dan Expo Sumenep Smart City tahun 2019, di GOR A. Yani, Jum’at (25/10) malam.

Di era digital saat ini, dengan revolusi industri 4.0 memang membutuhkan beragam sentuhan inovasi yang memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi untuk meningkatkan inovasi dalam rangka menciptakan kualitas pelayanan kepada masyarakat lebih efektif dan efisien.

“Diharapkan dengan program Smart City pelayanan kepada masyarakat lebih inovatif, cepat, terukur, dan mudah dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,” tutur Wabup Fauzi.

Pihaknya menyatakan, masyarakat juga aktif membantu proses pembangunan terutama dalam menciptakan kondisi daerah yang aman, damai dan tenang. Itu dilakukan karena Kabupaten Sumenep tanpa kedamaian jelas tidak mampu membangun dengan baik.

“Jangan sampai terjadi konflik di masyarakat sehingga jika ada masalah yang berpotensi menjadi konflik sosial, semua pihak harus segera menangani untuk menyelesaikannya agar tidak mengganggu keamanan,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Wabup Fauzi, didampingi Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep, menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba stand pameran tingkat OPD tahun 2019.

Sementara itu, Kadis Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, mengungkapkan, berdasarkan catatan panitia, jumlah pengunjung yang hadir selama 5 hari pelaksanaan pameran mencapai lebih dari 10.000 orang, yang berdampak positif bagi perputaran ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pihaknya pada malam puncak penutupan menampilkan Ludruk Rukun Kemala, harapannya pameran itu tidak hanya sebagai sarana informasi pembangunan daerah dan promosi produk unggulan saja.

“Sejatinya pameran pembangunan dan expo itu juga sebagai media pendorong masyarakat agar terus merawat, melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai seni dan budaya lokal di era apapun,” pungkasnya.

Untuk diketahui, stand dengan penampilan terbaik katagori Smart Society (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB), Smart Living (RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep), Environment (Dinas Perikanan), Smart Ekonomi (Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan), Smart Goverment (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) dan katagori Smart Branding (Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga).

Pemenang stand dengan katagori penampilan tupoksi adalah Dinas Tananam Pangan dan Holtikultura, Juara II (Dinas Kesehatan), Juara III (Dinas Lingkungan Hidup). Sedangkan tingkat kecamatan yakni Juara I (Kecamatan Ganding), Juara II (Kecamatan Pasongsongan) dan Juara III (Kecamatan Masalembu). Sementara stand favorit yaitu Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. (MR/AJ)