Kunker Ke Kota Batu, PWRI Sumenep Bawa 4 Poin

0
29
PWRI Sumenep
Penyerahan cenderamata DPC PWRI Sumenep kepada Pemkot Batu. (Foto: MR/MI)

maduraindepth.com – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC-PWRI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Wisata Batu (KWB). Selama tiga hari, 13-15 Desember 2019 kemarin, wartawan yang tergabung dalam wadah PWRI itu berdialog dengan Plt Kadis Pariwisata Kota Batu Imam Suryono.

Dengan tema ‘Menggali Potensi dan Pengelolaan Wisata Sumenep dari Kota Batu’, para anggota PWRI mendapatkan konsep baru dalam membantu mengembangkan wisata di kotanya nanti. Selain itu, mereka juga mengunjugi sejumlah tempat wisata di Batu.

Imam menjelaskan, ada empat poin penting yang manjadi kunci kesuksesan kota Batu dalam mengelola destinasi wisata, sehingga dikenal dengan Kota Wisata Batu sampai saat ini.

“Diantaranya, tingkatkan SDM (Sumber Daya Manusia), perjelas anggarannya, hadirkan budaya kearifan lokal disetiap destinasi wisata, dan perkuat promosinya,” jelas dia.

Lebih lanjut, pria asli Sumenep ini menambahkan, untuk meningkatkan SDM dalam mengembangkan pariwisata, ada beberapa cara yang dilakukannya. Seperti membentuk Forum Group Diskusi (FGD) disetiap Desa, mengajak pemuda dan masyarakat untuk menjadi pegiat pariwisata, dan melakukan pembinaan kepada pelaku wisata.

“Meningkatkan SDM memang tidak mudah, maka dari itu perlu telaten dan semangat untuk membimbing para pelaku wisata,” ungkap dia.

Selain itu, strategi promosi yang dilakukan Pemkot Batu diantaranya, menggandeng wartawan atau pelaku media untuk terus mempublikasikan destinasi wisata, mengajak pemuda untuk mempromosikan wisata lewat Medsos (Media Sosial), mengumpulkan investor dan pelaku wisata nusantara serta mengajak masyarakat dan pemuda untuk membuka travel paket wisata.

“Kemajuan wisata apapun tergantung promosinya, jika promosinya bagus maka wisata itu akan semakin berkembang dan terkenal,” papar Imam.

Senada dengan hal itu, ketua PWRI Sumenep, Helman JR, menjelaskan tujuan Kunker ke Kota Batu tidak lain untuk belajar mengambangkan pariwisata, sehingga nantinya dapat diaplikasikan di Kabupaten Sumenep.

“Hemat kami, potensi wisata di Kabupaten Sumenep itu sangat menjanjikan, namun sayang masih belum berkembang, untuk itu, kami datang ke Batu yang dikenal dengan Kota Wisata guna belajar mengambangkan potensi wisata di Kabupaten kami,” bebernya.

Dia juga berharap, apa yang didapatkan dari Kota Batu dapat membantu mengembangkan destinasi wisata di Kabupaten paling timur Pulau Madura tersebut.

“Kami berharap wisata di Sumenep semakin berkembang, karena dapat membuka lahan bagi masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan usaha yang nantinya dapat menunjang ekonomi masyarakat di Kabupaten Sumenep,” harapnya. (MR/AW)