Korban Percobaan Pemerkosaan di Camplong Sampang Trauma, Keluarga Berharap Pelaku Segera Ditangkap

Dinsos P3A sampang kunjungi rumah korban percobaan pemerkosaan di Desa Dharma Camplong, Sampang
Petugas Dinsos P3A Sampang kunjungi rumah korban percobaan pemerkosaan di Desa Dharma Camplong, Sampang. (Foto: Harrom for MID)

maduraindepth.com – Keluarga korban tindak percobaan pemerkosaan yang dialami perempuan inisial RK (23) warga Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Sampang mendesak, agar kepolisian segera menangkap pelaku inisial HR. Sebab, hingga kini pelaku HR masih bebas berkeliaran.

“Akibat tindak percobaan pemerkosaan itu saudara saya alami trauma hingga kini,” ucap salah satu keluarga korban yang tak mau disebut namanya, Sabtu (15/4).

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, (12/4/2023) lalu sekitar pukul 19.30 WIB seusai salat tarawih di kediaman rumah korban RK. Sementara pada esok harinya Kamis, (13/4/2023) pukul 12.00 WIB pihak keluarga korban melaporkan kejadian itu ke Polres Sampang.

Pihaknya menyebut, jika perkara ini tidak segera diselesaikan atau pelaku tidak segera ditangkap oleh kepolisian setempat, maka dikhawatirkan akan terjadi hal yang tidak diinginkan. “Ini kalau tidak segera diproses, kerabatnya marah. Makanya, kalau tidak segera diusut oleh polres, takut terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya pada maduraindepth.com.

Di sisi lain, saat dikonfirmasi Kabid PPPA Dinsos P3A Sampang, Masruhah mengungkapkan, jika pihaknya telah melakukan pendamping layanan P2TP2A kepada korban percobaan pemerkosaan tersebut. Seperti melakukan penjangkauan home visit ke rumah korban.

Dia menambahkan, saat ini korban RK kondisinya sudah mulai membaik. Namun, secara psikis masih mengalami trauma pasca kejadian yang menimpanya.

Baca juga:  Suporter Sampang Bersatu, Nyalakan 1000 Lilin dan Doa Bersama

“Saat kami kunjungi, korban secara fisik membaik, tetapi masih terlihat masih trauma dengan kejadian yang menimpanya,” kata Masruhah.

Sementara, pendampingan terhadap korban akan terus dilakukan. Salah satunya melakukan trauma healing sampai kondisi korban pulih dan sehat.

“Jika nanti kondisi korban tidak kunjung membaik, kami akan bawa ke Psikologis klinis,” ucapnya.

Sementara, Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto menjelaskan, pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan. Sebab akan membutuhkan sejumlah saksi untuk mengusut kasus tindak percobaan pemerkosaan ini.

“Kita tunggu info selanjutnya, yang jelas kasus ini akan kami usut tuntas sehingga perbuatan tindak kejahatan tidak terulang lagi, ketika saksi sudah dipanggil. Kepolisian akan menginformasikan lagi hasilnya,” tutupnya. (Alim/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *