Korban Penipuan Uang Senilai 8 Miliar Blokade Bank BRI Cabang Pamekasan

Ratusan massa meminta kejelasan kasus penipuan senilai Rp 8 Miliar ke Bank BRI. (FOTO: RUK/MH)

maduraindepth.com – Sejumlah massa dari pihak korban penipuan oleh oknum karyawan Bank BRI cabang Pamekasan memblokade sejumlah kantor unit cabang BRI yang berada di Kabupaten Pamekasan. Diantaranya, kantor unit Bank BRI yang berada di jalan Trunojoyo, Pamekasan dan Bank BRI Unit Terminal yang berada di jalan Stadion, Pamekasan.

Febri selaku korban mengatakan, tindakan blokade dilakukan untuk minta tanggungjawab dari pihak BRI atas penipuan uang dengan jumlah senilai sekitar Rp 8 Miliar yang dilakukan oleh oknum Bank BRI.


Uang sekitar 8 miliar tersebut dari total korban sebanyak 18 orang. Yang menjadi korban penipuan oleh pihak oknum karyawan Bank BRI Cabang Pamekasan.

“Kami blokade sejumlah unit Bank BRI di Pamekasan, sebelah utaranya terminal sudah lama, kemudian Bank Unit BRI Trunojoyo dan unit kota sudah dilakukan pemblokadean,” ungkapnya.

Tindakan pemblokadean, lanjut Febri, untuk menagih hak korban kepada pihak Bank BRI. “Untuk membuktikan kalau kami memang berkeinginan meminta hak kami dan supaya pimpinan cabang BRI Pamekasan secepatnya menemui kami,” tegas Febri.

“Kalau perlu pak Darwis turun menemui kami bersama Kanwil Cabang Jawa Timur,” tambanya.

Dia berharap kasus penipuan ini segera diselesaikan dengan mengganti kerugian nasabah yang ditipu oleh oknum karyawan Bank BRI. “Harapan kami agar pihak bank mengganti semua kerugian dari para korban,” harap Febri.

Baca juga:  Rektor UTM Terpapar Covid-19, Kampus Diperketat

Saat ini, sejumlah unit Bank BRI cabang Pamekasan, baik mesin ATM tidak dapat melayani nasabah dan massa aksi sudah 3 hari menduduki halaman luar BRI Cabang Pamekasan. (RUK/MH)