maduraindepth.com – Pemerintah Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat meskipun alokasi Dana Desa secara nasional mengalami pengurangan. Berbagai inovasi pelayanan publik dilakukan agar masyarakat tetap mendapatkan kemudahan dalam mengurus administrasi desa.
Desa Labuhan menjadi salah satu dari 12 desa di Kecamatan Sreseh yang hingga kini belum memiliki gedung balai desa permanen. Namun keterbatasan fasilitas tersebut tidak menghambat pemerintah desa untuk tetap memberikan pelayanan kepada warga.
Sejak 2021, pelayanan administrasi di Desa Labuhan telah menggunakan sistem digital melalui aplikasi Semdes Labuhan Manis. Sistem ini memungkinkan masyarakat mengurus berbagai kebutuhan administrasi secara lebih cepat dan praktis, termasuk bagi warga Desa Labuhan yang tinggal di luar daerah.
Melalui layanan digital tersebut, masyarakat dapat mengajukan berbagai permohonan surat maupun layanan administrasi lainnya tanpa harus datang langsung ke kantor desa. Sistem ini juga mempercepat proses pelayanan sekaligus mempermudah pengarsipan dokumen.
Untuk semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Desa Labuhan kembali menghadirkan inovasi baru bertajuk “Si Ganteng” (Warga Butuh Pelayanan Petugas Datang).
Program ini memungkinkan petugas desa mendatangi langsung warga yang membutuhkan pelayanan administrasi. Layanan diberikan kepada masyarakat yang mengajukan permohonan melalui aplikasi Simdes, sehingga proses administrasi dapat dilakukan tanpa harus datang ke tempat pelayanan.
Dengan konsep pelayanan jemput bola, program “Si Ganteng” diharapkan dapat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu, jarak, maupun kondisi tertentu sehingga tidak dapat datang langsung ke kantor desa.
Melalui berbagai inovasi tersebut, Pemerintah Desa Labuhan berupaya memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal meskipun di tengah keterbatasan fasilitas dan berkurangnya alokasi anggaran desa.(Poer/MH)














