Jadi Ancaman, Klaster Transmisi Lokal di Sampang Kembali Sumbang 3 Pasien Positif Covid-19

Tangkapan layar peta sebaran Covid-19 Kabupaten Sampang pada hari Sabtu (20/6).

maduraindepth.com – Paparan dari lingkungan sekitar atau klaster transmisi lokal mulai menjadi ancaman penyebaran virus Corona di Sampang, Madura. Terbaru, klaster transmisi lokal kembali menyumbang jumlah pasien positif Corona Virus Desease 19 (Covid-19).

“Update hari ini, ada penambahan tiga pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka semuanya terpapar dari transmisi lokal,” ujar Djuwardi, Humas Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang, Sabtu (20/6) melalui pesan WhatsApp.


Djuwardi menyampaikan, ketiga pasien terkonfirmasi positif saat ini, yaitu pasien 77 dengan inisial B (49) seorang pria asal Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, pasien 78 dengan inisial T (29) asal warga Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang dan pasien 79 inisial B (27) seorang pria asal Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang.

“Ketiga pasien terkonfirmasi positif saat ini menjalani perawatan kesehatan yang berbeda-beda, untuk pasien 77 dirawat di Surabaya, pasien 78 dirawat di RS Pamekasan dan pasien 79 di RS Bangkalan,” jelasnya.

Djuwardi mengimbau masyarakat untuk tetap rajin mencuci tangan dan selalu memakai masker serta meminimalisir kerumunan, sebab saat ini klaster transmisi lokal juga menjadi ancaman serius penyumbang paparan Covid-19 di Sampang.

“Kami imbau pula kesadaran masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan dalam mematuhi anjuran pemerintah dengan tetap mengikuti protokol kesehatan, agar bisa memutus mata rantai penyebaran Virus Corona,” imbaunya.

Baca juga:  Putus Mata Rantai COVID-19, ASN di 8 OPD Sampang Jalani Rapid Test

Beredar kabar bahwa dua dari tiga pasien positif terbaru berasal dari tenaga kesehatan (Nakes). Namun, saat kabar tersebut ditanyakan ke Gugus Tugas Covid-19 melalui pesan WhatsApp belum ada jawaban dari yang bersangkutan.

Dengan tambahan 3 pasien positif Covid-19, maka jumlah paparan pasien Covid-19 di Kabupaten Sampang bertambah. Sebanyak 527 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 30 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dua orang meninggal, dan 79 Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan rincian sebanyak 19 orang sembuh dan 8 orang meninggal. (AW)