banner auto

Ini Daftar Kasus Selama Bulan November – Desember 2020 di Bangkalan

Bangkalan
Kasipidum Kejari Bangkalan, Choirul Arifin. (FOTO: SA/MI)

maduraindepth.com – Selama 2 bulan di penghujung tahun 2020, kasus pencurian di Kabupaten Bangkalan meningkat. Peningkatan kasus ini terhitung sejak November hingga pertengahan Desember 2020.

Hal itu dijelaskan oleh Kasipidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan Choirul Arifin bahwa pada bulan November dan Desember kasus yang masuk pada kejaksaan didominasi oleh kriminal (pencurian).

“Selama Bulan November ini banyak pencurian, ada 32 perkara yang masuk pada kejaksaan,” ujarnya saat diwawancarai di ruangannya, Rabu (16/12).

Lanjut pria kelahiran Sidoarjo itu, dari 32 perkara yang masuk ada 10 perkara pencurian dan yang lainnya penganiayaan, narkoba, dan penipuan penggelapan. “Ada juga kepemilikan senjata tajam, penadahan,” imbuhnya.

Sementara saat ditanya perkara yang masuk hingga tanggal 15 Desember, pria hitam manis itu geleng-geleng kepala. Pasalnya dari 17 perkara yang masuk hampir 90 persen didominasi oleh pencurian.

“Desember ini yang banyak pencurian. Pencurian dengan kekerasan (Curas) banyak, dominan dari 17 perkara itu hampir 15 perkara itu pencurian,” jelasnya.

Saat ditanya terkait tingginya perkara pencurian di Kabupaten Bangkalan, Choirul Arifin menjelaskan bahwa pada masa pendemi semua lapisan masyarakat dari lapisan bawah, menengah dan atas merasa kesulitan secara ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Pihaknya berharap masyarakat bersabar dan menahan diri jangan sampai terjadi perbuatan kriminalitas yang merugikan orang lain dan diri sendiri.

Baca juga:  Banyak Kepala Sekolah SMA/SMK Negeri di Bangkalan Masih Diisi Plt

“Saya berharap masyarakat menahan diri dan banyak beribadah serta lakukan hal-hal positif,” tutupnya. (SA/MH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto