Zona Oranye , Disdik Sampang Hentikan KBM Tatap Muka

Sampang Zona Oranye
Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sampang, H. Nor Alam. (FOTO: Arief Tirtana/MI)

maduraindepth.com –  Kembali merebaknya pandemi Covid -19 di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, saat ini Kota Bahari kembali memasuki zona oranye. Terkait hal itu, Dinas Pendidikan (Disdik) setempat terpaksa harus menghentikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka, Selasa (5/1)

Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sampang, Nor Alam mengatakan, KBM semester genap tahun ajaran 2021 dimulai pada 4 Januari 2021. Namun dengan kondisi Kabupaten Sampang kembali masuk zona oranye, maka terpaksa KBM tatap muka dihentikan dan dialihkan ke belajar dari rumah (BDR).


“BDR direalisasikan sebagai upaya mengurangi penularan Covid-19 karena saat ini Kabupaten Sampang kembali memasuki zona oranye,” katanya.

Menurutnya, kebijakan tersebut terpaksa dilakukan karena pandemi Covid-19 semakin mengancam kesehatan masyarakat. Khususnya anak didik di Kabupaten Sampang, sehingga dikhawatirkan ada klaster baru di dunia pendidikan.

“Dengan kondisi seperti ini, otomatis tertunda dan sudah diputuskan bersama dari menteri pendidikan dan kebudayaan, menteri agama, menteri Kesehatan, dan menteri dalam negeri. Penundaan proses belajar tatap muka sesuai dengan SK empat menteri yang kami terima pada beberapa waktu lalu,” sambungnya.

Lebih lanjut Nor Alam menyampaikan, meski sebelumnya sudah direncanakan pada KBM semester genap tahun ajaran 2021 akan diterapkan KBM tatap muka, namun saat ini pihaknya terpaksa melakukan BDR.

Baca juga:  Resmikan Laboratorium SWAB PCR, Bupati Sampang Komitmen Percepat Penanganan Covid-19

Dalam hal ini, pihaknya berharap orang tua siswa untuk tetap mengawasi anak-anaknya selama proses BDR berlangsung. Ia juga menghimbau agar para siswa untuk tetap di rumah demi kebaikan dan kesehatan bersama.

“Karena peran pengawasan orang tua selama proses BDR sangat penting untuk menekan penularan Covid-19,” terangnya. (RIF/MH)