Turnamen Camplong Cup Ke 2, Ajang Menyaring Atlet Muda Bulutangkis di Sampang

turnamen bulutangkis camplong cup
Puluhan atlet PB Camplong saat mengikuti Camplong Cup ke 2. (Foto: Noer Ulum Agung for MID)

maduraindepth.com – Penggerak Olahraga Masyarakat (POM) Sampang bersama Pertamina menggelar turnamen bulutangkis Camplong Cup ke 2 di GOR setempat, Kamis (26/1). Turnamen tahunan ini bertujuan untuk menyaring atlet bulutangkis di Camplong, Sampang.

Turnamen itu dibuka Camat Camplong, Kiyatno dan dihadiri Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Camplong, SKK Migas-Medco Energy, serta Pertamina TBBM Camplong. Termasuk beberapa perusahaan lokal lainnya.

Camat Camplong, Kiyatno menjelaskan, pagelaran Camplong Cup ke 2 bertujuan mempererat silaturahmi antar Persatuan Bulutangkis (PB) yang tergabung dalam PB Camplong. Selain itu, untuk menyaring atlet bulutangkis se Kecamatan Camplong.

“Kami ingin menghidupkan kembali semangat masyarakat dalam berolahraga, terutama olahraga badminton,” terangnya.

Sekretaris Panitia Camplong Cup ke 2, Noer Ulum Agung mengatakan, turnamen diikuti 144 atlet se Kecamatan Camplong. Terdiri dari perwakilan delapan PB yang tergabung dalam PB Camplong.

“Sebanyak 144 atlet terbagi dalam tiga grup, yakni A, B dan C guna merebut juara terbaik,” terangnya.

Menurut dia, kegiatan ini merupakan turnamen olahraga tahunan. “Kali ini yang juara akan diberikan hadiah uang pembinaan, supaya atlet yang juara terus dipupuk kemampuannya hingga berprestasi, baik di tingkat lokal, provinsi hingga nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Terminal Manager Pertamina Camplong, Yani Wardani menyampaikan apresiasi dan dukungan adanya turnamen Camplong Cup ke 2 yang diselenggarakan POM Sampang bersama Forpimka Camplong. “Kami sangat mendukung, olahraga tidak hanya bicara prestasi tapi juga kesehatan,” katanya.

Baca juga:  Kunjungi Pulau Mandangin, Sony Dwi Kuncoro Beri Pelatihan Bulutangkis

Turnamen bulutangkis yang diikuti seluruh PB setempat itu menjadi program Pertamina Camplong dalam pemberdayaan masyarakat melalui Corporate Social Responcibility (CSR) perusahaan. “Ini turnamen tahunan ke 2, dan bagian dari tanggungjawab perusahaan. Kami hadir di tengah-tengah masyarakat untuk pengembangan dan pemenuhan hak warga,” papar Yani.

Dia berharap, dari turnamen itu masyarakat yang bertanding tidak hanya menargetkan juara. Namun juga diupayakan menjunjung sportifitas dan upaya pengambangan potensi diri sejak dini di bidang bulutangkis.

“Jangan jadi atlet dadakan yang main hanya ketika ada turnamen saja, mari tetap diasah kemampuannya agar terus berprestasi,” pungkasnya. (Alim/*)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *