TKI Asal Kabupaten Sumenep Meninggal di Malaysia Saat Hendak Sholat Subuh

0
259
Evakuasi jenazah di Masjid Gombak Utara, Negara Bagian Selangor, Malaysia. (Foto: Istimewa)

maduraindepth.com – Moh. Suji (53), salah seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meninggal dunia di Negara Malaysia.

Moh. Suji, meninggal dunia pada Sabtu (4/12/2020) kemarin, menjelang sholat subuh di Masjid Gombak Utara, Negara Bagian Selangor.

Dilansir dari laman makassar.antaranews.com, TKI asal Sumenep ini saat ini telah menjalani proses otopsi di Hospital Kuala Lumpur.

“Almarhum meninggal dunia usai shalat tahiyatul masjid di Masjid Zakaria Gombak Utara, Sekaria, jenasahnya sedang diotopsi di Hospital Kuala Lumpur,” ungkap Muhammad Zainuddin, TKI asal Madura, ketika dihubungi di Kuala Lumpur pada hari yang sama.

Muhammad Zainuddin mengutarakan, saat ini jenazah telah diurus saudaranya sendiri dan belum sempat ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

Sedangkan, bilal masjid terkait, Md Zin Zakaria (62), mengatakan, kejadian berlangsung sekitar pukul 05.45 WIB pagi. Saat itu jamaah sedang bersiap untuk menunaikan sholat Subuh.

“Keadaan sedikit kalang kabut apabila seorang jamaah terbaring. Dia baru saja menunaikan sholat sunat dua rakaat sebelum rebah secara tiba-tiba,” kata dia, mengulas kematian jemaah di masjid tersebut.

Bahkan, Beberapa menit setelah meninggalnya Moh. Suji, gambar jamaah yang terbaring dikelilingi jamaah masjid viral setelah disebarkan dalam grup WhatsApp.

Menurutnya, mereka menghubungi nomor darurat sebelum kematian laki-laki tersebut dibenarkan seorang staf medis yang tiba bersama ambulan.

“Ini kejadian kali pertama melibatkan kematian jamaah terjadi dalam masjid ini. Lelaki ini istimewa, malah cara meninggalnya cukup menyentuh hati kami. Kami menyifatkan, meninggalnya sungguh mulia dan dicemburui,” jelasnya.

Mengenai latar belakang jamaah itu, Md Zin Zakaria mengatakan, laki-laki tersebut berasal dari Madura dan menyewa di kawasan terkait.

“Dia selalu terlihat sholat di masjid ini. Saya diberitahu istri dan anaknya berada di Indonesia, manakala dia menyewa bersama seorang rekan di Gombak,” tambahnya.

Sementara itu, Pengurus Ikatan Keluarga Madura (IKMA) yang berada di Negara Malaysia, Jamal Al Fateh, sempat mengemukakan bahwa keluarga meminta menguruskan jenazah Moh. Suji. Sampai pada akhirnya, pihak keluarga membatalkan pengurusan jenazah ke pihak IKMA.

Menurut data IKMA dari Unit Forensik Bagian Patologi Rumah Sakit Selayang, penyebab kematian Moh. Suji disebabkan karena kerusakan atau penyakit pada pembuluh darah utama jantung (Coronary artery disease).

Selain itu, beberapa media online setempat mengabarkan suasana hening di Masjid Gombak Utara bertukar riuh. Sebab, ditemukannnya seorang jamaah laki-laki meninggal dunia sebelum adzan subuh berkumandang.

Jenazah Moh. Suji, akan dipulangkan ke Madura setelah otopsi di Hospital Kuala Lumpur selesai.

Terpisah, sampai berita ini diterbitkan, maduraindepth mencoba dan menghubungi Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Sumenep, M. Syahrial. Namun sayang belum ada jawaban. (MR/AJ)