Kasus Covid-19 Meningkat, IGD RSUD Bangkalan Tutup Sementara

RSUD Bangkalan tutup
Surat permohonan lock down IGD RSUD Syarifah Ambami Rato Ebhu Bangkalan. (Istimewa)

maduraindepth.com – Sebanyak 18 orang tenaga kesehatan (Nakes) RSUD Syarifah Ambami Rato Ebhu Bangkalan terkonfirmasi positif Covid-19. Akibatnya, pihak rumah sakit terpaksa menutup Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk sementara waktu.

Belasan tenaga kesehatan itu terdiri dari satu apoteker, satu dokter, delapan perawat, dua analis, satu radiografer, satu administrasi ruangan, dua petugas pelayanan kantor, satu orang manajemen, dan seorang satpam RSUD Syarifah Ambami Rato Ebhu Bangkalan.


Dalam surat bernomor 445/3340/433.102.1/2021 yang ditujukan kepada Bupati Bangkalan itu menerangkan mengenai kondisi terkini penyebaran Covid-19 di Bangkalan. Khususnya di RSUD setempat.

Mengingat, beberapa Nakes diketahui ikut tertular virus tersebut. Sehingga, perlu dilakukan lock down sementara.

“Kami memohon kepada Bapak Bupati Bangkalan berkenan memberikan ijin menutup sementara pelayanan di IGD sejak hari ini sampai 3 (tiga) hari ke depan yaitu Sabtu s/d Selasa tanggal 05 – 08 Juni 2021 (situasional),” tulis dalam surat yang ditandatangai Direktur UOBK RSUD Syarifah Ambami Rato Ebhu tersebut. (*)