Tangkal Hoaks, AJI Surabaya Adakan Pelatihan Cek Fakta di Bangkalan

tangkal hoaks, aji surabaya gelar pelatihan cek fakta di bangkalan
Andre Yuris memberikan materi dalam kegiatan pelatihan cek fakta di Kabupaten Bangkalan, Sabtu (18/3). (Foto: MID)

maduraindepth.com – Dalam rangka memerangi hoaks, Aliansi Jurnalis Undependen (AJI) Surabaya mengadakan pelatihan cek fakta untuk jurnalis, mahasiswa dan santri di Kabupaten Bangkalan, Madura. Kegiatan yang diadakan di Aula Hotel Ningrat, Bangkalan ini diikuti oleh 15 peserta.

Dalam kegiatan ini, tim pemateri dari AJI Surabaya menerangkan bagaimana cara mengidentifikasi hoaks, mengetahui struktur dan jenis hoaks. Juga bagaimana cara mengidentifikasi sebuah informasi dan berita sebagai informasi yang benar atau hoaks.

Sekertaris AJI Surabaya, Andre Yuris, yang menjadi salah seorang pemateri dalam kegiatan tersebut berharap dengan adanya pelatihan tersebut, media dan jusnalis bisa mengambil peran untuk meperlambat laju misinformasi dan disinformasi. Selain itu juga, dia berharap agar awak media tidak menganplifikasi hoaks.

“Dengan pelatihan ini jurnalis dan media sadar bahwa misinformasi dan disinformasi akan lebih banyak menyambut tahun politik dan isu kesehatan. Jurnalis dan media perlu mengambil peran untuk memperlambat laju misinformasi dan disinformasi,” ungkapnya.

Selain itu, dia juga berharap lahirnya komunitas cek fakta dari komunitas jurnalis, santri dan mahasiswa di Kabupaten Bangkalan. Selain Andre Yuris, Artika Farmita, Divisi Internet AJI Surabaya, juga hadir sebagai pemateri dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 18-19 Maret 2023 ini.

Ubet, salah satu peserta kegiatan mengaku ertarik dengan pelatihan tersebut. Santri PPTQ Al -Asro Bangkalan itu mengaku baru mengetahui penggunaan tools dalam mengecek fakta dari sebuah informasi.

Baca juga:  Minta Polri Perkuat Kompetensi dalam Delik Pers

“Saya rasa kegiatan seperti ini perlu lebih banyak dilakukan di Madura. Saya pribadi merasa sangat perlu dengan informasi dan cara-cara membuktikan fakta dari informasi yang saat ini banyak beredar liar,” tandasnya. (AJ)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto