maduraindepth.com – Di tengah keterbatasan, warga Desa Bunten Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, menunjukkan bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu menghadirkan perubahan nyata. Jalan rusak yang selama bertahun-tahun dikeluhkan kini perlahan berubah menjadi akses layak berkat gerakan swadaya berbasis amal jariyah.
Pembangunan jalan rabat beton ini dilakukan di Dusun Petempe Barat dan Dusun Tengah Barat. Dua wilayah ini sebelumnya dikenal dengan kondisi jalan berlubang, licin saat hujan, dan menyulitkan aktivitas warga. Kini, wajah jalan mulai berubah, menghadirkan kenyamanan sekaligus harapan baru bagi mobilitas masyarakat.
Inisiatif ini lahir dari kegelisahan bersama. Warga tidak ingin terus bergantung pada bantuan eksternal. Mereka memilih bergerak, menggalang dana secara mandiri melalui kegiatan amal rutin yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Koordinator proyek swadaya, Hasbullah, menyebut semangat gotong royong menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan ini.
“Karena kondisinya sudah lama rusak, akhirnya warga sepakat untuk bergerak bersama. Alhamdulillah, sejak 2023 sudah banyak titik jalan yang berhasil dibangun,” ujar Hasbullah pada maduraindepth.com, Senin (19/1/2026) lalu.
Ia menyampaikan, pembangunan dilakukan secara bertahap, mencakup lebih dari delapan titik di dua jalur utama. Beberapa ruas bahkan telah tersambung ke wilayah sekitar, membuka akses yang sebelumnya terhambat.
Dengan lebar pengecoran sekitar 2,5 meter, pengerjaan difokuskan pada sebagian badan jalan terlebih dahulu. Sisa jalur tetap difungsikan untuk kendaraan roda dua, menyesuaikan kondisi lapangan dan kemampuan anggaran.
Menariknya, seluruh proses ini dibiayai murni dari masyarakat. Setiap pekan, dana yang terkumpul dari amal jariyah rata-rata mencapai Rp 11 juta.
Jika ditotal sejak 2023, jumlahnya telah menembus lebih dari Rp 1 miliar. Ini menjadi bukti nyata kekuatan solidaritas warga.
Slamet, salah satu warga, merasakan langsung perubahan tersebut.
“Dulu jalannya rusak parah dan sulit dilewati. Sekarang alhamdulillah sudah lebih lancar. Semoga ini menjadi amal jariyah bagi semuanya,” tuturnya.
Untuk menjaga kualitas, panitia memilih menggunakan beton ready mix agar jalan lebih tahan lama. (Poer/MH)














