Serahkan Lima Alat Pencegahan Covid-19, Slamet Junaidi : Inilah Teknologi Anak Sampang

Alat Pencegahan Covid-19
Bupati Sampang Slamet Junaidi saat menerima alat teknologi pencegahan Covid-19 di Pendopo Trunojoyo, Rabu (1/7) siang kemarin. (Foto: MH/MI)

maduraindepth.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mendapat bantuan lima unit alat teknologi pencegahan Covid-19 dari Posyantek Labuhan Teknologi. Bantuan diterima langsung oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi di Pendopo Trunojoyo pada Rabu (1/7) siang kemarin.

Bantuan lima alat tersebut digarap oleh tiga pemuda Sampang. Yakni Fauzil Asghariansyah, Bayu Praharsena dan Moch. Rifki Ulil Albaab.


Lima alat tersebut meliputi, BASCO Smart Detektor, Box Sterilisasi, Ozon Air, pendingin portabel untuk APD dan bilik isolasi mandiri. Masing-masing teknologi pencegahan Covid-19 yang diterima bupati sebanyak satu unit.

Kata Fauzil, diharapkan bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang. Mengingat kasus positif Covid-19 setiap hari semakin menanjak.

“Semua alat itu kami hibahkan kepada Pemkab Sampang,” ujar warga Desa Labuhan, Sreseh itu usai menyerahkan lima alat teknologi pencegahan Covid-19.

Ozon Air
Bupati Slamet Junaidi saat melihat cara kerja ozon air. (Foto: MH/MI)

Fauzil menyatakan, alat-alat tersebut murni karya putra daerah Kabupaten Sampang dan bersumber dari dana pribadi. Tujuan dihibahkannya alat tersebut dikatakan karena dia bersama pemuda yang lain merasa prihatin dengan penanganan virus Corona di Kota Bahari.

Dia mengklaim, kelebihan teknologi yang dibuatnya tersebut hingga saat ini belum beredar di publik. Menurutnya, teknologi yang dibuat tidak semata-mata harus canggih, tapi juga menyesuaikan dengan kultur masyarakat yang ada di Kabupaten Sampang.

Baca juga:  Bupati Sampang Dukung Pertalite dan Premium Dihapus, Tapi Pertamax Harus Disubsidi

“Pertama adalah BASCO detector, kita hanya berdiri saja yang bisa diintegrasikan dengan pintu sehingga bisa (mendeteksi) secara otomatis, itu cocok di kantor,” katanya.

Adapun ozon air sendiri cara kerjanya adalah merubah oksigen (O2) menjadi ozon (03). Sehingga tidak perlu menyemprotkan cairan desinfektan.

“Tinggal dipasang di ruangan tertutup ukuran 10 X 10 dalam lima detik bisa menghilangkan bau rokok bahkan juga virus,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Bupati Sampang Slamet Junaidi mengapresiasi karya inovasi pemuda Sampang tersebut. Bahkan ke depan pihaknya berharap ada pemuda lain yang punya gagasan dan inovasi.

“Ke depan saya ingin ada beberapa anak muda yang punya inovasi, gagasan bukan ini saja,” tutur H. Idi.

H. Idi menegaskan, pihaknya akan mensuport kegiatan pemuda Sampang. “Inilah karyanya bisa bermanfaat pada kita semua, insya Allah inilah teknologi daripada anak Sampang,” ucapnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Sampang itu menegaskan, alat yang dihibahkan ter