banner 728x90

Kring Daddy: Inovasi TPA El-Fath Sumenep Pererat Bonding Ayah dan Anak di Tengah Kesibukan

Salah satu anak sedang melakukan video call dengan sang ayah. (Foto: Arif Coolbreak/MID)

maduraindepth.com – Di tengah hiruk-pikuk kesibukan orang tua bekerja, kerinduan seorang anak seringkali menjadi rasa yang terpendam. Menjawab tantangan tersebut, Taman Penitipan Anak (TPA) El-Fath Sumenep menghadirkan sebuah terobosan program emosional bertajuk “Kring Daddy” atau Halo Ayah.

Program ini bukan sekadar panggilan video biasa, melainkan sebuah jembatan cinta yang dirancang khusus untuk mempererat kedekatan emosional (bonding) antara anak dan ayah saat mereka terpisah jarak dan waktu.

Direktur PAUD H.I El-Fath, Nurul Hayati, S.Pd., mengungkapkan bahwa setiap anak adalah pribadi istimewa dengan cara berekspresi yang unik. Melalui “Kring Daddy”, pihak sekolah memfasilitasi komunikasi visual antara anak yang berada di TPA dengan ayah mereka yang sedang bekerja.

“Pada hari-hari awal pelaksanaan, kami menyaksikan beragam reaksi yang sangat menyentuh. Ada yang tersenyum ceria begitu layar menyala, ada yang malu-malu, bingung, bahkan ada yang langsung meneteskan air mata,” ujar Nurul kepada Maduraindepth, Selasa (27/1/26).

Menurutnya, meski reaksinya berbeda-beda, semuanya bermuara pada satu perasaan yang sama: kerinduan yang mendalam kepada sosok ayah.

Suara Ayah sebagai Sumber Kekuatan

Bagi anak-anak usia dini, mendengar suara ayah bukan hal sepele. Suara itu adalah sumber rasa aman, pelukan tak terlihat, dan kekuatan yang menenangkan hati kecil mereka.

“Kami percaya bahwa perhatian kecil ini akan menjadi kenangan indah di masa depan. Kenangan yang kelak menjadi pondasi kuat bagi tumbuh kembang emosi dan karakter anak. Anak yang merasa dicintai akan tumbuh menjadi pribadi yang penuh empati,” tambah Nurul.

Baca juga:  Sheculfest 2019 Dibuka, Kemenpar: Sumenep Sebagai Leading Sektor Terbaik di Bidang Pariwisata

Program “Kring Daddy” ini dikhususkan bagi anak-anak yang dititipkan di TPA El-Fath, yang berlokasi di Jl. KH. Mansyur 31D, Desa Pangarangan, Kabupaten Sumenep. TPA ini sendiri beroperasi mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.

Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah meminta kesediaan para ayah untuk meluangkan waktu sekitar 5-10 menit guna menerima panggilan video. Waktu singkat tersebut digunakan untuk menyapa, memberikan semangat, dan memastikan sang buah hati merasa didukung meski sedang berjauhan.

Jadwal “Kring Daddy”

  • Selasa & Rabu (Pukul 10.00 – 11.00 WIB): Khusus untuk siswa/anak asuh yang belum bersekolah.
  • Kamis (Pukul 10.00 – 12.00 WIB): Khusus untuk siswa yang sudah bersekolah (KB/TK).

Inovasi sederhana namun penuh makna ini diharapkan dapat terus menumbuhkan cinta dan menghadirkan kehangatan keluarga, menjadikan TPA El-Fath bukan sekadar tempat penitipan, melainkan rumah kedua yang peduli pada kesehatan mental dan emosional anak. (*/MH)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *