Perdana, Garuda Indonesia Terbang dari Bandara Trunojoyo Sumenep

Garuda Indonesia Bandara Trunojoyo Sumenep
Pesawat Garuda Indonesia ATR-72 saat berada di Bandara Trunojoyo Sumenep, Kamis (25/2). (Foto: Badri Stiawan/MI)

maduraindepth.com – Pesawat Garuda Indonesia landing dengan mulus di Bandar Udara (Bandara) Trunojoyo Sumenep, Rabu (24/2) petang. Kegiatan penerbangan pesawat jenis ATR-72 milik maskapai terkemuka di tanah air itu merupakan yang pertama kali di Kota Keris.

Kedatangan pesawat Garuda Indonesia di Bandara Trunojoyo Sumenep menjadi perhatian tersendiri. Mengapa? Karena maskapai tersebut hingga saat ini masih terkenal dengan kredibilitasnya dalam dunia penerbangan. Khususnya soal standar keselamatan penerbangan (aviation safety).


Selain itu, kepatuhan Garuda Indonesia pada regulasi dan ketentuan aviasi yang berlaku secara internasional memposisikan maskapai ini berbeda dengan yang lain. Bahkan, beberapa otoritas penerbangan negara asing menerapkan larangan terbang bagi semua maskapai Indonesia. Terkecuali Garuda.

Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep M. Arqodri Arman menyampaikan, Garuda Indonesia sangat ketat dalam menerapkan budaya safety. Pihak maskapai tidak sembarangan melakukan kegiatan penerbangan jika Bandara tidak memenuhi standar keamanan dan keselamatan.

Garuda Indonesia Bandara Trunojoyo Sumenep
Sejumlah petugas berada didekat Pesawat Garuda Indonesia ATR-72 di Bandara Trunojoyo Sumenep, Rabu (24/2). (Foto: Badri Stiawan/MI)
Maka dari itu, dengan terbangnya pesawat Garuda Indonesia di Bandara Trunojoyo membuktikan jika Bandara kebanggaan masyarakat Sumenep ini aman dan sudah sesuai standar keselamatan penerbangan.

“Terkait dari standar safety dan security menjadi tantangan tersendiri bagi kami sebagai penyelenggaran Bandara. Terbangnya Garuda Indonesia dari Bandara Trunojoyo membangkitkan kepercayaan diri kami ke depan lebih siap melayani maskapai-maskapai lain yang akan terbang rutin di Sumenep,” ungkapnya.

Baca juga:  Waspada, Tsunami 3 Meter Berpotensi Hantam Wilayah Pesisir Sumenep

Tiba di Sumenep, lanjut Qodri, pesawat diparkir (apron) di Bandara Trunojoyo untuk waktu semalam. Pesawat dengan kapasitas maksimum 72 kursi itu baru take off dengan membawa puluhan penumpang pada Kamis (25/2) pagi menuju Bandara Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Sifatnya carter flight. Keberangkatan pada 25 Februari dan dijadwalkan tiba kembali di Sumenep pada 28 Februari,” papar Qodri.

Dia menambahkan, penerbangan perdana Garuda Indonesia di Bandara Trunojoyo Sumenep diharapkan bisa menjadi momentum yang berharga. Terlebih juga diharapkan bisa terbangan rutin dari Bandara Trunojoyo untuk membuka jasa pelayanan transportasi udara.

“Karena maskapai ini memiliki nama besar dalam dunia penerbangan Indonesia,” pungkasnya. (BAD)