Kasi Pontren : Kita Pantau BOP Madin dan Pesantren Bersama FKDT

BOP Madin dan Pesantren
Salah satu pengurus FKDT saat mendatangi bagian Pontren Kemenag Sampang. (FOTO: RIF/MI)

maduraindepth.com – Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) baik yang untuk pesantren maupun madrasah diniyah takmiliyah (MDT) harus tepat guna, tepat waktu dan tepat administrasi. Sebab itu, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sampang akan menjadwalkan rapat bersama Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) setempat untuk melakukan pemantauan.

Kasi Pondok Pesantren (Pontren) Kemenag Sampang, Saifuddin menyampaikan, rapat bersama tersebut merupakan bentuk sinergitas antara Kemenag dan FKDT dalam mengawal BOP yang dikucurkan oleh pemerintah pusat. Karena itu, pihaknya berharap lembaga penerima bisa memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik.


“Akan kami adakan pertemuan secepatnya. Hal ini juga sebagai tindaklanjut dari monitoring kami bersama Direktorat Jendral (Dirjen) Pendidikan Islam pusat yang merupakan tim audit Kementerian Agama RI beberapa waktu lalu,” ucap dia kepada maduraindepth.com didampingi staf PD Pontren Syamsul Hidayat, Rabu (18/11).

Meski pengajuan BOP tidak melalui Kemenag Sampang, pihaknya tetap mewanti-wanti pimpinan lembaga penerima BOP agar memaksimalkan penggunaan anggaran dengan baik. “Tetap kita pantau penggunaannya, karena hal ini berkaitan dengan SPJ,” tandasnya.

Sementara itu, Staf PD Pontren Syamsul Hidayat mengaku sudah merampungkan rekapan data Madin maupun pesantren penerima BOP se-Kabupaten Sampang. Data itu, sambung dia, diperoleh melalui data penerima BOP se-Jawa Timur yang sudah ditetapkan oleh Dirjen Pendidikan Islam.

Baca juga:  Pemkab Sampang Madura Bakal Luncurkan Smart City

Data rekapan tersebut, lanjut Dayat, nantinya akan dibagikan kepada FKDT se-Sampang saat melakukan rapat bersama. Data tersebut dijadikan dasar saat melakukan pemantauan.

“Data tahap II sudah rampung, namun saat ini sudah masuk pencairan tahap III,” tutupnya. (RIF/MH)