Kampanyekan Kewaspadaan Terhadap Bencana Alam Sejak Dini

FPRB Sampang
Kegiatan sosialisasi dan kampanye kewaspadaan bencana pada siswa SMPN 1 Sampang beberapa waktu yang lalu. (Foto: FPRB Sampang for MI)

maduraindepth.com – Upaya memberikan pehaman dan mengurangi resiko bencana alam, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Jawa Timur (Jatim) bersama FPRB Sampang menggelar sosialisasi dan kampanye soal kebencanaan di beberapa lembaga pendidikan di Kota Bahari, Minggu (2/5).

Ketua FPRB Sampang Hasan Jailani menjelaskan, sosialiasi tersebut tak hanya dihadiri FPRB Jatim dan FPRB Sampang. Namun juga dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim dan Sampang.


“Selain kampanye kebencanaan juga silaturahmi dan pembagian takjil untuk masyarakat,” ucap pria yang akrab disapa Tretan Mamak itu, Selasa (4/5).

Diterangkan, dalam agenda tersebut FPRB Jatim membawa mobil edukasi penanggulangan bencana (Mosipena). Kendaraan khusus itu merupakan mobil pertama di Indonesia yang berfungi untuk masalah edukasi kebencanaan.

“Kami mendatangi langsung berapa lokasi. Seperti SDN 3 Rong Tengah, SMPN 1 Sampang dan Madrasah Assalafiyah Al Badriyah Sampang menggunakan mobil Mosipena untuk mengingatkan tentang kebencanaan, apalagi Madura juga pernah mengalami guncangan akibat gempa bumi di Malang,” ujarnya.

Sekjen FPRB Jatim Catur Sudharmanto mengatakan, sosialisasi tentang kebencanaan digelar guna mengenalkan upaya pengurangan risiko bencana kepada anak maupun remaja sejak dini.

“karena ke depan merekalah yang akan menghadapi akibat dan dampak dari ancaman bencana. Sehingga pola pikir kesiapsiagaan menjadi budaya mereka dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Baca juga:  Hendak Nyalip, Mobil Pick Up di Jrengik Sampang Tabrak Pohon Hingga Terperosok ke Sawah

Pihaknya mengharapkan, melalui sosialisasi kewaspadaan bencana tersebut, para peserta didik mampu menjadi agen Pengurangan Resiko Bencana di lingkungannya.

“Tidak boleh lalai, saling mengingatkan dan bergandengan tangan untuk mengurangi resiko bencana alam sejak dini,” harapnya. (Alim/BAD)